Berita Terbaru

BAZNAS Kota Pasuruan Bersama NU Care Lazisnu, melaksanakan giat Khitanan Massal dengan 101 peserta.
Sebanyak 101 anak di kota Pasuruan dan sekitarnya mengikuti khitanan umum (massal) ke-76 yang digelar rutin PCNU Kota Pasuruan. Agenda tahunan yang digelar bersamaan dengan peringatan maulid nabi Muhammad SAW ini merupakan realisasi program BAZNAS Kota Pasuruan dibidang kesehatan bagi masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Pasuruan, H. Abdul Khalim menyampaikan kegiatan ini sudah menjadi rutinitas BAZNAS Kota Pasuruan bersama Lazisnu PCNU Kota Pasuruan. Sabtu, 8/10/2022. "Semoga sinergi program ini dapat berkembang dan berkelanjutan dan besar harapan, semoga berkah kegiatan ini mampu melahirkan generasi-generasi yang shaleh, menjadi pribadi tangguh, berbakti kepada orang tua, bermanfaat bagi manyarakat dan bangsanya." Ungkapnya. Diketahui sebanyak 101 peserta, masing-masing mendapat paket baju, sarung, kopyah, uang saku dan piagam khitan. (emef)
BERITA08/10/2022 | Humas

Peduli Korban Laka Lantas Rombongan Pensiunan SMPN 8 Pasuruan, Baznas Kota Pasuruan Serahkan Santunan Duka
Keluarga Korban Kecelakaan Lalu Lintas yang meninggal dunia dalam Kecelakaan maut di jalur B KM 438.500, Jalan Tol Bawen-Ungaran, Kabupaten Semarang menerima santunan duka dari Baznas Kota Pasuruan. Sabtu, (4/10/2022). Bantuan berupa uang tunai sebanyak Rp 500 ribu diserahkan Koordinator Distribusi Baznas Kota Pasuruan, Basori Alwi kepada 8 keluarga korban yang wafat akibat kecelakaan lalu lintas di Semarang tersebut. Berikut nama korban Mochamad Iqbal Lazuardi, 27, warga Kelurahan Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Empat penumpang lainnya adalah Arifah, 63, warga Sekargadung, Kecamatan Purworejo; Santoso, 67, warga Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul; Evi Kristina, 47, warga Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo dan Tutik Wahyuni, warga Kelurahan Krampyangan. Semuanya warga Kota Pasuruan. Basori Alwi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kota Pasuruan kepada warga Kota Pasuruan yang sedang tertimpa musibah. “Tidaklah seberapa santunan yang dapat kami salurkan, ini adalah salah satu wujud kepedulian BAZNAS kepada warga ,” ujar Basori Alwi, Lebih lanjut Basori berharap agar keluarga yang ditinggalkan bisa sabar dan ikhlas menerima ujian. “Yang namanya musibah tidak dapat kita perkirakan, bisa terjadi kepada siapa saja dan dimana saja. mudah-mudahan keluarga dapat dengan ikhlas dan sabar menerima cobaan ini” katanya. (emef)
BERITA04/10/2022 | Humas

Pengawasan Kinerja, BAZNAS Provinsi Jawa Timur Hadir Di Kota Pasuruan Adakan Monitoring dan Evaluasi Program Pendistribusian
Tim monev SAI (Satuan Audit Internal), dipimpin secara langsung oleh Kepala SAI BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Drs. H. Slamet Hariyono, M.Si., mengadakan kunjungan ke Kota Pasuruan, Jum’at (3/9/2022). Monev bertujuan untuk memastikan apakah bantuan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur telah diterima oleh mustahiq/tepat sasaran. Adapun program yang dimonev adalah bantuan bedah rumah dan bantuan biaya hidup. “Bantuan yang sudah dikeluarkan dari BAZNAS harus dimonev, untuk mewujudkan aman syar’i aman regulasi dan aman NKRI. Dipastikan yang menerima sudah sesuai dengan kriteria dan dipastikan juga bantuan sudah disalurkan,” ungkap kepala SAI BAZNAS Provinsi Jawa Timur dalam kalimat pembuka kepada BAZNAS Kota Pasuruan. Beliau juga menyampaikan, bahwa monev akan dilaksanakan merata di Kab/Kota Se-Jawa Timur. Dengan harapan, bahwa bantuan yang diberikan juga merata. “Monev kita mulai lebih awal karena musim yang tidak pasti. Akan diratakan seluruh Jawa Timur. Biarpun yang di pelosok akan didatangi,” Hasil dari monev selanjutnya akan dijadikan sebagai bahan laporan untuk ditindaklanjuti.
BERITA03/09/2022 | Baznas Kopas Cyber

Baznas Kota Pasuruan Serahkan Kaki Palsu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan bekerjasama dengan Lazisnu Kota Pasuruan menyerahkan kaki palsu tersebut setelah dua bulan sebelumnya juga mengantarkan bapak Aminullah untuk pengukuran kaki palsu pada sebuah klinik di Surabaya. Rabu, 29/12/2021. Bapak Aminullah (46) mengungkapkan, dirinya kehilangan kaki kanannya yang harus diamputasi akibat sakit dan infeksi yang di deritanya. "Saya pengen bekerja dan beraktifitas sebagaimana dulu mas, saya pengen kaki palsu," ujarnya. Berbekal tabungan yang dimiliki, pria yang bekerja sebagai pengrajin mebel ini mengajukan bantuan kaki palsu kepada BAZNAS Kota Pasuruan. Basori Alwi, Koordinator Distribusi BAZNAS Kota Pasuruan menjelaskan, melalui program Kota Pasuruan Sehat BAZNAS berupaya memenuhi kebutuhan bapak Aminulloh melalui bantuan Alat kesehatan. "Beberapa waktu sebelumnya, BAZNAS Kota Pasuruan juga memberikan bantuan kursi roda. Kali ini alokasikan dana ZIS untuk kaki palsu. Kita merasa bahagia bisa membantu penyandang disabilitas agar lebih semangat, serta memberdayakan diri mereka," ujarnya. (emef)
BERITA09/12/2021 | admin

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Pasuruan.
Lihat Daftar Rekening →