Berita Terbaru
Momen Emosional di Istana: Presiden Prabowo Tersentuh Saat Menghargai Kontribusi BAZNAS untuk Palestina.
Presiden Prabowo Meneteskan Air Mata saat Menghargai Bantuan BAZNAS untuk Palestina Di Istana Merdeka, Jakarta, suasana khidmat terasa saat Presiden RI, Prabowo Subianto, menyelenggarakan pertemuan dengan 121 kiai dan tokoh ormas Islam.
Dalam acara tersebut, momen emosional terjadi ketika Presiden Prabowo terharu saat memuji Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) atas dedikasinya dalam membantu rakyat Palestina. Presiden Prabowo secara khusus menyoroti keberhasilan BAZNAS dalam mengoordinasikan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi warga Palestina yang sedang mengalami krisis kemanusiaan.
"Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS. Peran BAZNAS sungguh luar biasa dalam memastikan bantuan dari rakyat Indonesia sampai dengan tepat kepada saudara-saudara kita di Palestina," ujar Presiden Prabowo dengan suara penuh getar.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Presiden menegaskan bahwa pemerintah siap mendukung setiap langkah kemanusiaan yang diambil oleh lembaga seperti BAZNAS. Sebagai bentuk dukungan konkret, Presiden menyatakan bahwa pemerintah senantiasa siap memfasilitasi distribusi bantuan, termasuk dengan mengirimkan alutsista TNI.
"Pemerintah akan terus mendukung, termasuk mengirimkan pesawat Hercules milik TNI AU untuk memastikan bantuan-bantuan tersebut dapat didistribusikan dengan cepat dan aman ke tempat yang membutuhkan," tegasnya.
Memperkuat Solidaritas Umat Acara silaturahmi ini dihadiri oleh 121 kiai dan tokoh ormas Islam dari berbagai daerah di Indonesia. Pertemuan tersebut bukan hanya merupakan forum diskusi resmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kembali solidaritas kemanusiaan bangsa Indonesia terhadap perjuangan bangsa Palestina.
Momen terharu Presiden Prabowo mencerminkan rasa simpati yang mendalam dari bangsa Indonesia. Ini memberikan semangat bagi BAZNAS untuk terus menjadi jembatan kebaikan antara dermawan di Indonesia dengan para penerima manfaat di Palestina.
Dengan sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan tokoh agama, Indonesia sekali lagi menegaskan posisinya di mata dunia sebagai negara yang berdiri tegak membela nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan internasional.
Tentang BAZNAS: Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) adalah lembaga pemerintah non-struktural yang bertugas melakukan pengelolaan zakat secara nasional. BAZNAS berkomitmen untuk terus menyebarkan bantuan kemanusiaan baik di dalam negeri maupun di luar negeri sebagai bentuk kepedulian sosial umat. Tag:
#BAZNAS #PresidenPrabowo #Kemanusiaan #Palestina #ZakatUntukPalestina #SolidaritasIndonesia
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Pengelolaan Zakat di Lingkungan Masjid, UPZ Masjid Rokhmat Gelar Sosialisasi bagi Takmir dan Warga
Pasuruan — Upaya memperkuat pengelolaan zakat di tingkat masjid terus dilakukan. Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Rokhmat menggelar sosialisasi peran dan pengelolaan UPZ kepada para takmir dan warga sekitar pada Jumat (6/3/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat agar pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dapat dilakukan secara lebih tertata, transparan, dan sesuai ketentuan syariat.
Sosialisasi tersebut menghadirkan H. Ma'mur Salim, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Pasuruan, yang memberikan pemahaman langsung mengenai peran strategis UPZ dalam sistem pengelolaan zakat nasional.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa BAZNAS Kota Pasuruan merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki kewenangan resmi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Melalui keberadaan UPZ di masjid, potensi zakat masyarakat dapat dihimpun dan dikelola secara lebih terorganisir.
“Melalui UPZ, zakat dan sedekah warga dapat dikelola secara amanah dan tepat sasaran. Masjid memiliki peran strategis untuk menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan sejumlah materi penting terkait pengelolaan zakat di lingkungan masjid, antara lain:
Pengenalan BAZNAS Kota Pasuruan sebagai lembaga resmi pengelola zakat.
Tugas dan kewenangan UPZ Masjid dalam menghimpun dan membantu penyaluran zakat kepada masyarakat.
Teknis pengelolaan zakat, mulai dari pencatatan hingga distribusi bantuan kepada mustahik.
Perbedaan antara panitia zakat musiman dan amil UPZ BAZNAS, yang bekerja secara berkelanjutan dan terintegrasi dalam sistem BAZNAS.
Hak dan kewajiban UPZ, termasuk kewajiban pelaporan pengelolaan zakat kepada BAZNAS.
Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi bagi para takmir dan jamaah untuk memahami bagaimana masjid dapat berperan lebih aktif dalam pengelolaan dana umat.
Melalui sosialisasi tersebut, UPZ Masjid Rokhmat berharap semakin banyak warga yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi di masjid. Dengan pengelolaan yang baik dan transparan, masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kepedulian sosial dan pemberdayaan ekonomi umat di lingkungan masyarakat.
BERITA06/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
BAZNAS RI Meningkatkan Sistem Pengawasan yang Transparan dan Akuntabel demi Memelihara Kepercayaan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penerapan sistem pengawasan berlapis yang transparan dan akuntabel. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menyatakan bahwa transparansi merupakan fondasi utama dalam menjalankan amanah umat. Menurutnya, BAZNAS beroperasi di bawah pengawasan yang ketat, termasuk pengawasan syariah, audit internal, audit eksternal, serta pengawasan oleh otoritas terkait. Kiai Noor juga memberikan apresiasi terhadap pernyataan Menteri Agama RI mengenai penguatan fungsi pengawasan BAZNAS, yang sesuai dengan amanat konstitusi. Menurutnya, hal ini membuka peluang bagi penguatan struktur lembaga yang lebih komprehensif di masa depan. Kiai Noor mengungkapkan bahwa BAZNAS sangat terbuka terhadap upaya penguatan pengawasan demi memastikan penyaluran dana zakat kepada mustahik secara tepat sasaran. Dalam upaya menjaga kepercayaan publik, BAZNAS terus berkomitmen untuk meningkatkan kepercayaan melalui tata kelola yang profesional demi kemaslahatan bangsa.
BERITA27/02/2026 | Humas
BAZNAS Indonesia Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang terkumpul dari muzaki dan masyarakat tidak dipakai untuk membiayai program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menyatakan bahwa penggunaan ZIS memiliki aturan penggunaan yang jelas dan tidak dapat dialihkan dari penggunaan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. Menurut Rizaludin, seluruh dana Zakat, Infak, dan Sedekah yang dikirimkan masyarakat kepada BAZNAS tidak digunakan sama sekali untuk program Makanan Bergizi Gratis. Semuanya dialokasikan untuk kepentingan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf seperti yang diatur dalam syariat Islam.
Rizaludin menegaskan bahwa ZIS hanya boleh diberikan kepada delapan golongan penerima (asnaf) yang telah ditentukan dalam syariat Islam, termasuk fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Menurutnya, aturan ini menjadi pedoman utama dalam pengelolaan zakat di BAZNAS, sehingga seluruh proses penghimpunan dan pendistribusiannya harus selalu sesuai dengan prinsip syariah dan tidak boleh melenceng dari ketentuan yang berlaku.
Lebih lanjut, Rizaludin mengklarifikasi bahwa program Makanan Bergizi Gratis dan pengelolaan zakat berada dalam sistem yang berbeda. Program Makanan Bergizi Gratis merupakan program pemerintah yang didanai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat yang penggunaannya diatur secara ketat dalam syariat Islam. Karena itulah, penggunaan dana zakat tidak bisa dialihkan untuk program di luar kategori asnaf, termasuk program Makanan Bergizi Gratis.
Rizaludin menekankan bahwa pengelolaan zakat di BAZNAS juga mengikuti prinsip 3A, yaitu Amanah Syariah, Amanah Regulasi, dan Amanah NKRI. Prinsip ini menjadi dasar agar pengelolaan zakat sesuai dengan ajaran agama, taat pada hukum, dan mendukung kepentingan bangsa. Dalam praktiknya, program pendistribusiian dan pemanfaatan ZIS yang dikelola BAZNAS difokuskan pada upaya mengurangi kemiskinan, meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan yang masuk dalam kategori delapan asnaf.
Rizaludin mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Menurutnya, amanah dari para muzaki tetap terjaga dan seluruh dana zakat disalurkan tepat sasaran bagi fakir miskin dan kelompok rentan di berbagai daerah di Indonesia. BAZNAS menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan serta audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id.
BERITA27/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan masyarakat tidak digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., mengatakan, pemanfaatan ZIS memiliki aturan penggunaan yang jelas dan tidak dapat dialihkan di luar peruntukan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.
“Kami tegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS tidak digunakan sepersen pun untuk program Makan Bergizi Gratis. Seluruhnya disalurkan untuk kemaslahatan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Ia menegaskan, ZIS hanya dapat diperuntukkan bagi delapan golongan penerima (asnaf) sebagaimana diatur dalam syariat Islam, yakni fakir, miskin, amil, muallaf, riqab atau hamba sahaya, gharimin atau orang yang terlilit utang untuk memenuhi kebutuhan dasar, fisabilillah, serta ibnu sabil atau musafir yang kehabisan bekal.
Menurut Rizaludin, ketentuan tersebut menjadi rambu atau dasar utama dalam tata kelola zakat di BAZNAS sehingga seluruh proses penghimpunan hingga pendistribusian harus tetap berada dalam koridor syariah dan tidak menyimpang dari aturan yang berlaku.
Lebih lanjut, Rizaludin menjelaskan, secara kelembagaan maupun sumber pendanaan, program MBG dan pengelolaan zakat berada pada sistem yang berbeda. Program MBG merupakan program pemerintah yang dibiayai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat yang penggunaannya diatur secara ketat dalam syariat Islam.
"Karena itu, penggunaan dana zakat tidak dapat dialihkan untuk program yang tidak masuk dalam kategori asnaf, termasuk program MBG," ujarnya.
Ia menambahkan, pengelolaan zakat di BAZNAS juga berpedoman pada prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Prinsip tersebut menjadi dasar agar pengelolaan zakat tidak hanya sesuai ajaran agama, tetapi juga taat hukum dan mendukung kepentingan bangsa.
Dalam implementasinya, Rizaludin menyampaikan, program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS yang dikelola BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan yang termasuk dalam kategori delapan asnaf.
Sejalan dengan itu, Rizaludin juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat.
Ia menegaskan, amanah para muzaki tetap terjaga dan seluruh dana zakat disalurkan secara tepat sasaran bagi fakir miskin serta kelompok rentan di berbagai daerah di Indonesia.
“Kami (BAZNAS) menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan serta audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Masyarakat bisa melihat laporan secara keseluruhan di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” ujar Rizaludin.
BERITA25/02/2026 | Humas BAZNAS RI
1.200 Paket Sembako Disiapkan Selama Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kota Pasuruan Perkuat Kepedulian dari Muzaki OPD
Zakat ASN melalui OPD disalurkan bertahap untuk membantu warga kurang mampu selama Ramadhan 1447 Hijriyah
Pasuruan — Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, BAZNAS Kota Pasuruan siapkan 1.200 paket sembako yang akan disalurkan secara bertahap kepada warga kurang mampu. Program ini merupakan agenda rutin yang bersumber dari amanah muzaki di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Pasuruan.
Sebagai tahap awal, BAZNAS Kota Pasuruan telah menyalurkan 230 paket sembako kepada petugas kebersihan kelurahan serta warga kurang mampu di sekitar kantor. Penyaluran awal ini dilakukan untuk membantu penerima manfaat agar dapat menyambut Ramadhan dengan lebih tenang.
Selama bulan Ramadhan, penyaluran bantuan akan terus dilanjutkan hingga total 1.200 paket sembako tersalurkan. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan pokok sekaligus memperkuat rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Pasuruan KH. Abdul Khalim, S.Pd.I. mengatakan, Ramadhan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan empati dan kebersamaan.“Ramadhan mengajarkan kita untuk saling peduli dan berbagi. Melalui penyaluran paket sembako ini, kami berharap manfaat zakat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah amanah dari para muzaki OPD yang kami salurkan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses penyaluran dilakukan secara bertahap, terencana, dan tepat sasaran, dengan melibatkan muzaki OPD serta mengacu pada data mustahik yang telah diverifikasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan penyaluran berjalan transparan dan akuntabel.
Melalui program Ramadhan ini, BAZNAS Kota Pasuruan juga mengajak seluruh ASN, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Diharapkan, semangat berbagi tersebut dapat menghadirkan keberkahan dan manfaat yang lebih luas bagi warga Kota Pasuruan.
____
Mari tunaikan kewajiban zakat melalui klik link:https://www.kotapasuruan.baznas.go.id/bayarzakat Atau transfer ke rekening: Atau transfer melalui: BSI 7283500928 Bank JATIM 0233058823 a.n BAZNAS KOTA PASURUAN Layanan dan Konfirmasi Pembayaran wa.me/089673736876
BERITA24/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Perkuat Pelaporan UPZ Masjid, BAZNAS Kota Pasuruan Targetkan Penghimpunan Off Balance Sheet Rp24 Miliar pada 2026
KOTA PASURUAN — Dalam upaya memperkuat tata kelola zakat yang transparan dan akuntabel, BAZNAS Kota Pasuruan mengintensifkan sosialisasi dan pembinaan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid se-Kota Pasuruan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pencapaian target penghimpunan off balance sheet sebesar Rp24 miliar pada tahun 2026. Sabtu, 14/2/2026
Penguatan pelaporan UPZ Masjid dinilai krusial mengingat peran UPZ sebagai garda terdepan penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di tingkat masyarakat, terutama pada momentum Ramadhan. Melalui kegiatan pembinaan tersebut, BAZNAS menekankan pentingnya ketertiban administrasi, keseragaman format laporan, serta ketepatan waktu pelaporan penghimpunan ZIS.
Berdasarkan evaluasi tahun 2025, BAZNAS Kota Pasuruan mencatat baru sekitar 50 persen UPZ Masjid yang secara aktif dan rutin melaporkan penghimpunan dana ZIS di lingkungannya. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena berpengaruh terhadap pemetaan potensi zakat daerah serta perencanaan program pendayagunaan zakat yang berkelanjutan.
Sebagai bentuk penguatan sinergi kelembagaan, BAZNAS Kota Pasuruan menegaskan bahwa dukungan dan kerja sama UPZ Masjid dalam pelaporan penghimpunan ZIS merupakan bagian dari satu sistem pengelolaan zakat. Hal ini sejalan dengan berbagai upaya BAZNAS, salah satunya melalui penanggungan premi BPJS Ketenagakerjaan bagi marbot masjid, sebagai wujud perhatian dan penguatan peran masjid dalam pengelolaan zakat.
Waka I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Pasuruan, H. Ma'mur Salim, M.Si., menyampaikan bahwa pelaporan off balance sheet memiliki peran strategis dalam memperkuat basis data zakat daerah. “Pelaporan UPZ Masjid yang tertib dan konsisten merupakan amanah kepada umat. Data yang akurat akan meningkatkan transparansi, memperkuat kepercayaan muzaki, serta mendukung pencapaian target penghimpunan zakat pada 2026,” ujarnya.
Selain pemaparan teknis pelaporan, kegiatan pembinaan juga diisi dengan diskusi dan pendampingan untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi UPZ Masjid di lapangan. Ke depan, BAZNAS Kota Pasuruan berkomitmen melakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan, khususnya pada periode Ramadhan.
Melalui penguatan pelaporan UPZ Masjid ini, BAZNAS Kota Pasuruan optimistis tingkat kepatuhan pelaporan akan meningkat, sehingga penghimpunan ZIS off balance sheet dapat terukur dengan baik dan memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat di Kota Pasuruan.
BERITA15/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Jelang Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kota Pasuruan Berbagi 300 Paket Sembako untuk Petugas Kebersihan dan Dhuafa
Menebar Kepedulian, Menguatkan Solidaritas Sosial Menjelang Ramadhan
Pasuruan, 12 Februari 2026 — Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan menyalurkan 300 paket sembako lengkap disertai uang saku kepada petugas kebersihan kelurahan se-Kota Pasuruan serta kaum dhuafa di sekitar Kantor BAZNAS Kota Pasuruan, Kamis (12/2/2026).
Penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian sosial BAZNAS Kota Pasuruan dalam menyambut bulan Ramadhan, sekaligus sebagai bentuk apresiasi kepada para petugas kebersihan yang selama ini berperan penting dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di masing-masing kelurahan.
Ketua Panitia Kegiatan Ramadhan 1447 H BAZNAS Kota Pasuruan, H. Suharto, M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok para penerima manfaat menjelang Ramadhan, sehingga mereka dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang dan khusyuk.
“Menjelang Ramadhan, kebutuhan masyarakat cenderung meningkat. Melalui bantuan paket sembako dan uang saku ini, kami berharap dapat meringankan beban petugas kebersihan dan dhuafa, sekaligus menghadirkan kebahagiaan dalam menyambut bulan penuh berkah,” ujarnya.
Para penerima bantuan menyambut kegiatan tersebut dengan penuh rasa syukur. Bantuan yang diberikan dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.
BAZNAS Kota Pasuruan terus berkomitmen untuk mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, transparan, dan tepat sasaran, serta mengajak masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui BAZNAS agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA12/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Atap Nyaris Roboh, Kini Jadi Rumah Layak Huni: Sinergi BAZNAS, LAZ Al Maunah dan Kelurahan Trajeng
Program Bedah Rumah Layak Huni hasil kolaborasi Kelurahan Trajeng, BAZNAS Kota Pasuruan, dan LAZ Al Maunah resmi diserahkan kepada Ibu Endang Sugiyanti.
Pasuruan — Sinergi antara Kelurahan Trajeng, BAZNAS Kota Pasuruan, dan LAZ Al Maunah kembali menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui Program Bedah Rumah Layak Huni. Program ini diwujudkan dengan penyerahan rumah hasil pemugaran kepada Ibu Endang Sugiyanti, warga Kelurahan Trajeng, Kota Pasuruan.
Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Kamis, 22 Januari 2026, setelah rumah yang sebelumnya ditempati penerima manfaat berada dalam kondisi tidak layak huni. Kerusakan parah pada bagian atap membuat rumah tersebut berisiko membahayakan keselamatan penghuninya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Trajeng, pengurus BAZNAS Kota Pasuruan, perwakilan LAZ Al Maunah, perwakilan Kecamatan Panggungrejo, serta tokoh masyarakat setempat.
Lurah Trajeng dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas lembaga yang terbangun.
“Program bedah rumah ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah kelurahan, lembaga zakat, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi konkret bagi warga yang membutuhkan. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.
Sementara itu, Bapak H. Achmad Fauzan, S.Sos., Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Pasuruan menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen pendayagunaan dana zakat secara tepat sasaran.
“Dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat kami kelola secara amanah untuk membantu mustahik, salah satunya melalui program bedah rumah agar mereka dapat tinggal dengan lebih aman dan layak. Maka mohon kepada ASN maupun para aghniya non ASN agar terus berzakat dan bersedekah melalui BAZNAS Kota Pasuruan agar kita dapat lebih meningkatkan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Perwakilan LAZ Al Maunah juga menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperluas manfaat sosial.
“Kolaborasi seperti ini penting agar bantuan yang diberikan benar-benar berdampak dan berkelanjutan bagi penerima manfaat,” katanya.
Program Bedah Rumah Layak Huni ini diharapkan tidak hanya memberikan hunian yang lebih layak, tetapi juga menumbuhkan rasa aman, harapan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu di Kota Pasuruan.
BERITA22/01/2026 | Humas BAZNAS Kota pasuruan
BAZNAS Kota Pasuruan Hadirkan Sentuhan Sosial dalam Pelantikan MUI Kota Pasuruan 2025–2030
Pasuruan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan menghadirkan sentuhan sosial dalam Pelantikan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pasuruan Masa Khidmat 2025–2030 yang digelar pada Sabtu, 20 Desember 2025, di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kota Pasuruan.
Kegiatan pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wali Kota Pasuruan beserta Wakil Wali Kota, unsur Forkopimda, perwakilan MUI Provinsi Jawa Timur, serta seluruh jajaran pengurus MUI Kota Pasuruan dan pengurus MUI tingkat kecamatan se-Kota Pasuruan. Kehadiran para tokoh tersebut mencerminkan kuatnya sinergi ulama dan umara dalam menjaga persatuan dan kehidupan keagamaan masyarakat.
Di tengah momentum pelantikan, BAZNAS Kota Pasuruan menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan implementasi nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin. Santunan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus meringankan beban mereka yang membutuhkan, sehingga acara pelantikan tidak hanya bermakna secara seremonial, tetapi juga menghadirkan program-program keumatan yang menyentuh langsung masyarakat. Kepedulian terhadap anak yatim menjadi bagian penting dari ikhtiar bersama dalam membangun umat yang peduli, berdaya, dan berkeadilan.
Pelantikan Pengurus MUI Kota Pasuruan Masa Khidmat 2025–2030 diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan ulama yang amanah, menyejukkan, serta mampu berperan aktif dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial di Kota Pasuruan.
BAZNAS Kota Pasuruan akan terus menghadirkan zakat, infak, dan sedekah sebagai jembatan kebaikan, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan seluruh elemen umat demi kemaslahatan bersama.
BERITA20/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Wali Kota Pasuruan Tekankan Peran OPD dalam Optimalisasi Zakat
Pemkot Pasuruan perkuat UPZ OPD guna tingkatkan kesadaran dan partisipasi zakat
Pasuruan — Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo, S.Tp., M.Si., menegaskan dukungan penuhnya terhadap optimalisasi pengumpulan zakat di Kota Pasuruan. Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Pasuruan yang berlangsung di Ruang Rapat Untung Suropati, Selasa (9/12).
Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Mas Adi menyoroti masih rendahnya tingkat penyaluran zakat melalui BAZNAS Kota Pasuruan, padahal Pasuruan dikenal sebagai kota santri dengan potensi zakat yang besar.
“Sebagai kota santri, seharusnya kesadaran membayar zakat lebih tinggi dibandingkan daerah lain. Daya dukung kita, terutama dari lingkungan pemerintahan, bisa menjadi stimulus penting bagi penguatan peran BAZNAS,” ujar Mas Adi.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan aktif aparatur pemerintah melalui UPZ OPD menjadi faktor strategis dalam meningkatkan kepercayaan, partisipasi, dan konsistensi pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara terorganisir, transparan, dan akuntabel.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Pasuruan, KH. Abdul Khalim, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen dan dukungan Pemerintah Kota Pasuruan terhadap penguatan pengelolaan zakat, khususnya melalui pembentukan dan pembinaan UPZ di lingkungan OPD.
“Dukungan langsung dari Wali Kota dan jajaran pemerintah daerah merupakan energi besar bagi BAZNAS. Melalui penguatan UPZ OPD, kami optimistis pengumpulan zakat akan semakin meningkat dan manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa dana zakat yang terhimpun akan dikelola secara profesional dan disalurkan melalui berbagai program pemberdayaan, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, hingga ekonomi produktif, guna meningkatkan kesejahteraan mustahik di Kota Pasuruan.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta UPT SMP se-Kota Pasuruan. Hadir pula Wali Kota Pasuruan serta Sekretaris Daerah, Rudiyanto, AP, M.M., yang ditunjuk untuk memimpin jalannya kegiatan sosialisasi dan pembinaan.
Sekda Rudiyanto menyampaikan optimisme terhadap potensi pengumpulan zakat di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan.
“Jika seluruh OPD dan unit kerja mau bergerak bersama, saya optimistis pengumpulan dana zakat dapat mencapai Rp2 miliar,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kota Pasuruan dan BAZNAS Kota Pasuruan semakin kuat dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat, sekaligus memperluas dampak sosialnya bagi masyarakat Kota Pasuruan.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS juga menyerahkan bantuan penambahan modal usaha bagi pelaku UKM, bantuan alat kesehatan, serta paket daging dam kepada para penerima manfaat.
BERITA10/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Doa dalam Catatan Kecil, Kepedulian Besar; Siswa Nur Multazam Salurkan Donasi Rp18.475.000 untuk Korban Bencana Melalui BAZNAS Kota Pasuruan
Pasuruan — Nilai kepedulian terhadap sesama kembali tumbuh kuat di lingkungan pendidikan. Dari lembar-lembar kertas sederhana, mengalir doa-doa tulus yang ditulis tangan oleh siswa-siswi SD–RA Nur Multazam Pasuruan. Catatan kecil berisi harapan dan empati itu turut mengiringi penyaluran donasi kemanusiaan senilai Rp18.475.000 untuk para korban bencana di berbagai daerah melalui BAZNAS Kota Pasuruan.
Aksi mulia ini merupakan buah dari program pendidikan karakter yang dikembangkan sekolah. Para guru tidak hanya mengajarkan pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga menanamkan nilai empati, kepedulian, dan kepekaan sosial sejak dini. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk memahami bahwa berbagi tidak menunggu dewasa; bahwa hati anak-anak pun mampu menjadi sumber kebaikan yang murni.
“Kami ingin anak-anak tumbuh dengan empati. Donasi ini adalah wujud nyata kepedulian mereka,” ujar salah satu perwakilan guru SD–RA Nur Multazam.
Penyerahan donasi dilakukan oleh perwakilan sekolah di Kantor BAZNAS Kota Pasuruan dan diterima langsung oleh H. Ma’mur Salim, M.Si., Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Pasuruan. Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif inspiratif tersebut.
“Kami sangat menghargai keikhlasan anak-anak Nur Multazam. Doa-doa mereka dan donasi yang terkumpul merupakan energi kebaikan yang luar biasa,” tutur beliau.
Donasi tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak para penyintas bencana, mulai dari bantuan logistik, dukungan kesehatan, hingga proses pemulihan kehidupan pascabencana.
Aksi penuh ketulusan dari siswa SD–RA Nur Multazam ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kota Pasuruan untuk terus menanamkan nilai kemanusiaan sejak usia dini. Sebab dari hati yang bersih, lahir empati besar yang mampu memberi kekuatan dan harapan bagi mereka yang tengah menghadapi masa sulit.
BERITA10/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
HAB ke-80: BAZNAS & Kemenag Pasuruan Tebar Kepedulian di Kampung Zakat
30 Keluarga Dhuafa Terima Paket Sembako dan Uang Saku di Masjid An-Nur Panggungrejo
Pasuruan — Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-80 Tahun 2026, Kementerian Agama Kota Pasuruan bersama BAZNAS Kota Pasuruan melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan bagi dhuafa dan fakir miskin pada Rabu, 3 Desember 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid An-Nur, Kelurahan Panggungrejo, yang juga merupakan kawasan Kampung Zakat Kota Pasuruan, ini menyalurkan 30 paket sembako senilai Rp100.000 dan uang saku kepada keluarga penerima manfaat.
Pelaksanaan bakti sosial tahun ini mengangkat tema: “Bhakti Sosial, Menebar Peduli Menggapai Kebahagiaan.” Tema ini menjadi wujud komitmen dalam merawat kerukunan, memperkuat kesejahteraan umat, serta mendukung masyarakat prasejahtera khususnya di kawasan pemberdayaan mustahik Kampung Zakat.
Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pasuruan, jajaran BAZNAS Kota Pasuruan, perwakilan kecamatan, takmir masjid, serta tokoh masyarakat setempat.
Kepala Kemenag Kota Pasuruan, Dr. H. Rasyidi, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi program yang terjalin.
“Merawat kerukunan dan menyejahterakan umat adalah tugas bersama. Semoga bantuan ini membawa manfaat bagi keluarga penerima dan menguatkan semangat kepedulian sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Waka I BAZNAS Kota Pasuruan, H. Ma'mur Salim, M.Si., menegaskan bahwa kerja sama antara lembaga pemerintah dan pengelola zakat akan terus diperkuat.
“Kolaborasi ini akan terus diperluas agar manfaat zakat semakin meluas dan berkelanjutan, terutama di wilayah pemberdayaan mustahik,” ungkapnya.
Pembagian bantuan berlangsung tertib dan penuh kehangatan, serta disambut antusias oleh para penerima manfaat. Melalui momentum HAB ke-80 ini, sinergi antara BAZNAS dan Kemenag diharapkan dapat semakin memperkuat pelayanan umat dan upaya pengentasan kemiskinan di Kota Pasuruan.
Zakat Tumbuh — Mustahik Berdaya — Pasuruan Sejahtera
BERITA03/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Warga Bakalan Terima Manfaat Program Bedah Rumah Sinergi BAZNAS Kota Pasuruan dan LAZ Al-Maunah
Pasuruan, 2 Desember 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Maunah kembali melaksanakan sinergi program kemanusiaan melalui bantuan bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kota Pasuruan. Bantuan tersebut diserahkan kepada Ibu Nurul Qomariyah, warga Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul.
Kondisi rumah Ibu Nurul sebelumnya tergolong kurang layak huni dan memerlukan perbaikan signifikan. Melalui kolaborasi pendayagunaan dana zakat ini, diharapkan kualitas tempat tinggal keluarga beliau dapat meningkat sehingga lebih aman, sehat, dan nyaman.
Ketua BAZNAS Kota Pasuruan, KH. Abdul Khalim, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi ini serta berterima kasih kepada seluruh muzakki, terutama para ASN Kota Pasuruan yang secara konsisten menunaikan zakat melalui BAZNAS.
“Sinergi ini bukan hanya dalam pendanaan, tetapi juga memastikan setiap bantuan tepat sasaran dan membawa perubahan lebih baik bagi mustahik. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzakki, terutama para muzaki ASN yang terus konsisten. Semoga semangat berzakat ini semakin berkembang di masyarakat,” ujarnya.
Perwakilan LAZ Al-Maunah juga menyampaikan harapan agar kerja sama semacam ini dapat terus diperluas untuk menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
“Gotong royong antar-lembaga zakat akan memperluas dampak kebaikan, sehingga lebih banyak kebutuhan masyarakat yang dapat tertangani,” ungkapnya.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada hari ini dan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi rumah. Program renovasi ditargetkan selesai dalam waktu dekat sehingga keluarga Ibu Nurul dapat segera menempati rumah yang telah diperbaiki.
BAZNAS Kota Pasuruan
Zakat Tumbuh — Mustahik Berdaya — Pasuruan Lebih Sejahtera
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Aksi Peduli Siswa SD Az-Zahrah: Donasi Bencana Disalurkan Lewat BAZNAS Kota Pasuruan
Pasuruan, — Semangat kepedulian ditunjukkan para siswa SD Az-Zahrah Kota Pasuruan melalui aksi penggalangan dana untuk korban bencana. Dari kegiatan tersebut, terkumpul donasi sebesar Rp1.957.000,- yang kemudian diserahkan secara resmi kepada BAZNAS Kota Pasuruan. Senin, 1/12/2025.
Penyerahan dilakukan oleh perwakilan sekolah di Kantor BAZNAS Kota Pasuruan. Aksi ini menjadi bagian dari edukasi karakter bagi siswa agar sejak dini terbiasa menaruh empati dan membantu sesama yang sedang tertimpa musibah.
Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Pasuruan, H. Ma'mur Salim, M.Si., mengapresiasi langkah mulia tersebut. Ia memastikan bantuan akan disalurkan kepada para penyintas melalui program Tanggap Darurat Bencana secara tepat sasaran.
“Kepedulian ini patut menjadi teladan bagi kita semua. Semoga menjadi amal jariyah dan menginspirasi semakin banyak kebaikan,” ujar Ma’mur Salim.
Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan seperti SD Az-Zahrah, BAZNAS Kota Pasuruan terus memperkuat komitmen dalam penanganan kemanusiaan serta membantu masyarakat yang terdampak bencana.
BERITA01/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Dorong Transparansi dan Kepercayaan Publik, BAZNAS Kota Pasuruan Ikuti Bimtek Kehumasan Zakat
Surabaya — BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan bagi BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, Kamis (27/11/2025), bertempat di Aula Kantor BAZNAS Jatim. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan pelaksana humas dari seluruh BAZNAS daerah, termasuk BAZNAS Kota Pasuruan.
Bimtek ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat kapasitas komunikasi publik lembaga zakat, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital dan penyebaran informasi yang akurat. Kehadiran humas BAZNAS dari berbagai daerah diharapkan dapat meningkatkan kesinambungan publikasi program zakat serta memperluas jangkauan dakwah sosial melalui media digital.
BAZNAS Kota Pasuruan menugaskan H. Suharto, S.H., M.Si., Wakil Ketua Bidang SDM dan Kesekretariatan Umum bersama M. Faisol, S.E., selaku Humas BAZNAS Kota Pasuruan. Kehadiran keduanya menunjukkan keseriusan lembaga dalam meningkatkan kualitas fungsi kehumasan dan transparansi informasi bagi masyarakat
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si.; Wakil Ketua I, Drs. KH. Masnuh, MA.; Wakil Ketua II, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I.; serta Kabag Humas BAZNAS RI, Yudhiarma MK, S.Ag., M.Si. sementara
Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS RI menyampaikan bahwa Bimtek Kehumasan Zakat (Z-PR) merupakan bagian integral dari rangkaian Diklat Z-PR yang rutin dilaksanakan setiap pekan oleh Biro Komunikasi Publik dan Sekretariat Utama BAZNAS RI. Program tersebut difokuskan pada penguatan pemanfaatan Kantor Digital BAZNAS sebagai sistem publikasi dan layanan informasi zakat yang lebih terpadu.
Hingga saat ini, BAZNAS RI telah menghadirkan 400 Kantor Digital di seluruh Indonesia. Namun, pemanfaatannya secara optimal baru mencapai sekitar 10 persen, terutama dalam aspek produksi konten dan inovasi digital lainnya. Melalui safari Bimtek Kehumasan di berbagai provinsi, termasuk Jawa Timur, BAZNAS RI mendorong percepatan penguatan kapasitas humas di seluruh daerah.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan kehati-hatian, validitas data, serta akhlak dalam penyampaian pesan kepada publik. Ia menjelaskan bahwa kecepatan publikasi penting, namun kualitas dan integritas informasi tetap menjadi prioritas utama.
Kegiatan Bimtek berlangsung interaktif dengan penyampaian materi teknis strategi komunikasi digital, produksi konten, hingga pemanfaatan data humas sebagai bagian dari peningkatan transparansi dan akuntabilitas lembaga zakat.
Dengan mengikuti kegiatan ini, BAZNAS Kota Pasuruan diharapkan dapat semakin menguatkan fungsi kehumasan dalam menyebarluaskan informasi program, capaian, dan kebermanfaatan zakat bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga zakat resmi pemerintah.
BERITA27/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Ringankan Beban Pengobatan, BAZNAS Pasuruan Salurkan Bantuan untuk Penderita Kelainan Jantung
Pasuruan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga kurang mampu yang sedang menghadapi ujian kesehatan berat. Pada Kamis (27/11/2025), BAZNAS menyalurkan bantuan biaya kesehatan kepada M. Zahid (53) warga Kelurahan Panggungrejo, Kota Pasuruan, yang tengah berjuang melawan kelainan jantung dan membutuhkan perawatan medis berkelanjutan.
M. Zahid diketahui mengalami gangguan jantung yang mengharuskan dirinya menjalani pemeriksaan rutin serta pengobatan intensif dengan biaya yang tidak sedikit. Bantuan ini diberikan sebagai upaya meringankan beban keluarga, sekaligus memastikan proses perawatan dapat terus berjalan tanpa hambatan.
Program bantuan kesehatan menjadi salah satu fokus utama BAZNAS Kota Pasuruan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar mustahik, terutama mereka yang berada dalam kondisi darurat medis. Hingga semester ini, tercatat enam orang telah menerima bantuan kesehatan serupa melalui pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki di Kota Pasuruan.
Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian BAZNAS. Mereka berharap bantuan ini menjadi energi baru bagi M. Zahid dalam menjalani proses pengobatan, sekaligus memohon doa dari masyarakat agar beliau lekas diberikan kesembuhan.
Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kota Pasuruan kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, serta memastikan amanah para muzaki tersalurkan tepat sasaran dan memberikan manfaat berkelanjutan.
BERITA27/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
BAZNAS Kota Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan Kembali Serahkan Santunan JKM kepada Ahli Waris Marbot Masjid
Pasuruan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris almarhum Bapak Suud, marbot Masjid Riyadul Jannah, Kelurahan Petamanan, Kota Pasuruan. Penyerahan santunan dilaksanakan pada Kamis, 27 November 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Kota Pasuruan.
Program ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara BAZNAS Kota Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial kepada marbot dan pekerja keagamaan di wilayah Kota Pasuruan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan dukungan bagi keluarga apabila terjadi risiko atau musibah.
Wakil Ketua II Bidang Distribusi BAZNAS Kota Pasuruan, H. Achmad Fauzan, S.Sos., menyampaikan ungkapan belasungkawa kepada keluarga almarhum serta menegaskan komitmen BAZNAS dalam memperluas cakupan perlindungan sosial. “BAZNAS Kota Pasuruan berupaya menjaga agar para marbot dan pekerja keagamaan mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Semoga santunan ini dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.
Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Kota Pasuruan turut hadir dan memberikan penjelasan mengenai manfaat program JKM. “BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan perlindungan bagi para pekerja, termasuk marbot dan perangkat masjid. Santunan ini merupakan hak ahli waris sebagai bagian dari jaminan negara. Semoga dapat memberikan ketenangan serta dukungan bagi keluarga almarhum,” jelasnya.
Pihak keluarga almarhum menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kota Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan atas kepedulian serta dukungan yang diberikan.
Dengan adanya program ini, BAZNAS Kota Pasuruan terus menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan sosial bagi para pekerja keagamaan sekaligus memastikan penyaluran zakat, infak, dan sedekah berlangsung tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA27/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
BAZNAS Kota Pasuruan Gelar Rakerda 2026, Teguhkan Komitmen Menguatkan Lembaga dengan Mendukung Asta Cita
Pasuruan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun Anggaran 2026 dengan tema “Menguatkan BAZNAS dengan Mendukung Asta Cita”.
Kegiatan berlangsung pada Selasa, 25 November 2025, di RM Kebonpring, Kota Pasuruan.
Rakerda ini menjadi agenda strategis bagi BAZNAS Kota Pasuruan dalam merumuskan arah kebijakan, menetapkan prioritas program, serta menyiapkan target distribusi dan pendayagunaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk tahun 2026. Seluruh pimpinan dan pengurus hadir dalam rapat yang juga memuat evaluasi komprehensif capaian program tahun 2025.
Ketua BAZNAS Kota Pasuruan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kerja keras dan loyalitas seluruh jajaran selama tahun 2025.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus atas dedikasi dan capaian signifikan selama tahun 2025. Kinerja yang telah dicapai menjadi modal penting untuk menguatkan BAZNAS ke depan, terutama dalam mendukung implementasi Asta Cita,” ujarnya.
Pada sesi pemaparan, para Wakil Ketua menyampaikan evaluasi serta rencana strategis di bidang masing-masing, mulai dari pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, hingga administrasi dan pelaporan. Setiap masukan dan pembahasan kemudian dirumuskan menjadi rencana kerja yang lebih efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pemberdayaan mustahik.
Rakerda juga diisi dengan penguatan dokumen perencanaan, pemantapan Renstra dan SOP, serta diskusi tematik terkait evaluasi kinerja 2025 demi meningkatkan kualitas layanan di tahun mendatang.
Melalui Rakerda 2026 ini, BAZNAS Kota Pasuruan meneguhkan komitmennya untuk terus melakukan transformasi layanan, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah maupun lembaga keagamaan, serta mengembangkan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Harapannya, program ZIS tahun 2026 dapat memberi dampak lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
BERITA25/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Presisi Kolaborasi Sosial: Kemenag–BAZNAS–FKUB Bantu 43 Dhuafa di HAB ke-80
Pasuruan — Dalam rangka menyambut Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 tahun 2026, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pasuruan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menggelar aksi sosial bertema “Berbagi Cinta Berlimpah Berkah” pada Senin, 24 November 2025.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Kemenag Kota Pasuruan ini menghadirkan 43 penerima manfaat dari kalangan dhuafa. Pemberian paket sembako ini menjadi bentuk kepedulian serta komitmen Kemenag untuk menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat, khususnya menjelang HAB.
Kepala Kemenag Kota Pasuruan, Dr. H. Rasyidi, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa HAB bukan hanya seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat nilai pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.
“Hari Amal Bhakti harus menjadi pengingat bahwa kehadiran Kemenag adalah untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kecil. Penyaluran paket sembako untuk 43 dhuafa ini adalah bagian dari ikhtiar kami menghadirkan cinta, kepedulian, dan keberkahan bagi mereka yang paling membutuhkan,” ujarnya.
Kolaborasi lintas lembaga ini diapresiasi berbagai pihak karena dinilai memperkuat jaringan sosial dan memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat prasejahtera.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Pasuruan, H. Achmad Fauzan, S.Sos., menyampaikan bahwa sinergi dengan Kemenag dan FKUB mampu meningkatkan efektivitas distribusi zakat dan infak di masyarakat.
“Kerja sama ini sangat strategis. Dengan bersinergi, pendistribusian bantuan menjadi lebih cepat, tepat sasaran, dan berdampak lebih besar. Terlebih Kantor Kemenag Kota Pasuruan adalah diantara salah satu Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbaik BAZNAS Kota Pasuruan. Harapan kami, bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan hidup keluarga dhuafa,” ungkapnya.
Penyaluran sembako berlangsung lancar dan penuh kehangatan. Para penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dari Kemenag, BAZNAS, dan FKUB yang telah hadir memberikan bantuan di masa sulit.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kemenag Kota Pasuruan berharap semangat HAB ke-80 semakin menguatkan komitmen pelayanan publik, mempererat kerja sama antar lembaga, serta meneguhkan nilai pengabdian kepada masyarakat.
.
BERITA24/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
