WhatsApp Icon
BAZNAS dan Pemkot Pasuruan Dorong UPZ Aktif Distribusikan ZIS, Perluas Manfaat bagi Masyarakat

PASURUAN — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan bersama Pemerintah Kota Pasuruan memperkuat sinergi dalam pengelolaan dan pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), khususnya melalui peningkatan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam membantu menyalurkan hasil penghimpunan ZIS kepada masyarakat yang membutuhkan.

Penguatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi Program Distribusi dan Pendayagunaan Dana ZIS BAZNAS Kota Pasuruan, sebagai tindak lanjut realisasi program sekaligus upaya memastikan dana ZIS dapat dikelola dan disalurkan secara tepat sasaran, sesuai ketentuan syariat dan kepada asnaf yang berhak menerima. Selasa, 8/9/2026.

Rapat dihadiri Asisten I Pemerintah Kota Pasuruan, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), perwakilan kecamatan, DISNAKERKOPUM, serta jajaran pengurus BAZNAS Kota Pasuruan.

Dalam pembahasan, perhatian utama diarahkan pada evaluasi dan tindak lanjut realisasi program distribusi dan pendayagunaan BAZNAS. Koordinasi dilakukan untuk memastikan program yang telah direalisasikan maupun yang akan dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta penerima manfaat yang telah memenuhi kriteria.

Selain sebagai unit yang membantu penghimpunan ZIS, UPZ didorong untuk turut berperan aktif dalam membantu distribusi hasil pengumpulan ZIS di lingkungan masing-masing. UPZ diharapkan dapat menjadi mitra strategis BAZNAS karena memiliki kedekatan dengan masyarakat dan lebih memahami kondisi serta kebutuhan di lingkungan kerjanya.

Keterlibatan UPZ dilakukan melalui pemetaan dan identifikasi calon penerima manfaat, kemudian data atau usulan tersebut disampaikan kepada BAZNAS untuk dilakukan verifikasi dan penetapan berdasarkan ketentuan yang berlaku serta kesesuaian dengan asnaf penerima zakat.

Setelah penerima manfaat ditetapkan, UPZ dapat membantu pelaksanaan distribusi sesuai program yang telah dikoordinasikan dengan BAZNAS. UPZ juga diharapkan membantu dokumentasi dan pelaporan pelaksanaan distribusi sebagai bagian dari pertanggungjawaban program.

Dengan mekanisme tersebut, BAZNAS tetap menjalankan fungsi koordinasi, verifikasi, pengendalian, monitoring, dan evaluasi, sementara UPZ berperan memperluas jangkauan layanan dan membantu mendekatkan manfaat ZIS kepada masyarakat.

Sementara itu, keterlibatan perangkat daerah dalam program distribusi dan pendayagunaan ZIS saat ini masih dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan realisasi serta kebutuhan program BAZNAS Kota Pasuruan. Beberapa OPD dilibatkan sesuai bidang program yang dijalankan, seperti kesehatan, pendidikan, serta perumahan dan kawasan permukiman.

Ke depan, seiring dengan semakin meningkatnya penghimpunan ZIS, diharapkan cakupan program distribusi dan pendayagunaan BAZNAS juga semakin luas. Dengan demikian, semakin banyak OPD dapat terlibat dan bersinergi sesuai tugas serta bidang masing-masing untuk mendukung pelaksanaan program ZIS.

Kolaborasi antara BAZNAS, Pemerintah Kota Pasuruan, OPD, kecamatan, dan UPZ diharapkan mampu memperluas jangkauan manfaat ZIS sekaligus memastikan bantuan diberikan secara tepat sasaran, sesuai asnaf, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Penguatan distribusi tersebut juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Pasuruan dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat. Dana ZIS yang dihimpun diharapkan dapat terlihat manfaatnya secara nyata, dikelola secara amanah, profesional, transparan, dan disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerimanya.

Melalui sinergi yang semakin kuat, BAZNAS Kota Pasuruan optimistis ZIS dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan, sekaligus menjadi instrumen dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Pasuruan.

BAZNAS Kota Pasuruan — Himpun ZIS, Tepat Sasaran, Perluas Manfaat.

09/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Warnai Malam Puncak HUT ke-81 RI, BAZNAS Kota Pasuruan Santuni 20 Anak Yatim

PASURUAN — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan turut mewarnai malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dalam gelaran Street Art Fashion Carnival yang berlangsung di Gedung Harmoni Kota Pasuruan dengan menghadirkan kepedulian sosial melalui pemberian santunan kepada 20 anak yatim, Selasa malam (1/9/2026). 

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Pasuruan melalui sinergi BAZNAS Kota Pasuruan bersama Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (DISPARPORA) Kota Pasuruan menyerahkan santunan berupa peralatan sekolah, tas sekolah lengkap, buku tulis, alat tulis, serta uang saku. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan pendidikan para penerima manfaat sekaligus memberikan semangat kepada anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita.

Penyerahan santunan berlangsung di tengah rangkaian Street Art Fashion Carnival yang menghadirkan berbagai kreativitas seni dan fesyen. Kehadiran anak-anak yatim dalam kegiatan tersebut turut memberikan nuansa kepedulian sosial di tengah semarak peringatan kemerdekaan.

Keterlibatan BAZNAS Kota Pasuruan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Selain memberikan dukungan terhadap kebutuhan pendidikan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara BAZNAS dengan Pemerintah Kota Pasuruan dalam menghadirkan kegiatan yang memiliki nilai sosial dan kemanfaatan bagi masyarakat.

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi. Melalui santunan kepada 20 anak yatim, BAZNAS Kota Pasuruan turut mengambil bagian dalam menghadirkan kebahagiaan sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan generasi penerus.

BAZNAS Kota Pasuruan akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mengembangkan program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS di bidang sosial, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan keagamaan, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

02/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Pasuruan
BAZNAS Kota Pasuruan Dukung 33 Pasangan Peserta Isbat Nikah melalui Bantuan Uang Saku

PASURUAN — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan memberikan dukungan kepada 33 pasangan peserta sidang terpadu isbat nikah melalui pemberian uang saku dalam kegiatan Pelayanan Terpadu Penerbitan Dokumen Kependudukan dan Perkawinan Pasca Sidang Terpadu Isbat Nikah dan Asal Usul Anak di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Rabu (2/9/2026).

Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Pasuruan untuk menghadirkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi masyarakat, khususnya mereka yang sedang mengikuti proses pelayanan untuk memperoleh kepastian hukum atas status perkawinan dan administrasi keluarga.

Sebanyak 33 pasangan menjadi penerima dukungan uang saku dari BAZNAS Kota Pasuruan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan peserta selama mengikuti rangkaian pelayanan terpadu sekaligus menjadi bentuk perhatian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan pelayanan terpadu ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Pasuruan, Pengadilan Agama Pasuruan, dan Kementerian Agama Kota Pasuruan. Melalui rangkaian pelayanan tersebut, masyarakat memperoleh kemudahan dalam proses penerbitan dokumen kependudukan dan perkawinan setelah pelaksanaan sidang isbat nikah dan penetapan pengadilan.

Bagi BAZNAS Kota Pasuruan, dukungan dalam kegiatan tersebut bukan sekadar pemberian bantuan, tetapi merupakan bagian dari upaya memperluas kemanfaatan ZIS agar dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.

Dukungan kepada peserta isbat nikah juga menjadi wujud kehadiran BAZNAS dalam mendukung upaya pemerintah dan lembaga terkait memberikan pelayanan publik yang lebih mudah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Wali Kota Pasuruan, Dr. Adi Wibowo, S.TP., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dalam pelaksanaan pelayanan terpadu tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang mudah dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui dukungan tersebut, BAZNAS Kota Pasuruan terus menunjukkan komitmennya untuk mengoptimalkan dana ZIS melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

BAZNAS Kota Pasuruan berharap dukungan yang diberikan kepada 33 pasangan peserta isbat nikah dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan pelayanan yang lebih humanis, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

Keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa zakat hadir untuk memberikan manfaat dan mendukung masyarakat dalam menghadapi berbagai kebutuhan kehidupan, dengan pengelolaan yang amanah, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

02/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Wali Kota Turut Periksa Kesehatan, MUI dan BAZNAS Kota Pasuruan Layani 200 Warga dengan Pengobatan Gratis

KOTA PASURUAN – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat diwujudkan melalui kolaborasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pasuruan bersama BAZNAS Kota Pasuruan dengan menggelar Bakti Sosial Pengobatan Gratis bagi sekitar 200 warga di Hotel Transit Kota Pasuruan, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan dalam rangka memperingati Milad ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menjadi wujud nyata sinergi antara ulama, pemerintah, dan lembaga pengelola zakat dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses masyarakat. Ratusan warga dari berbagai wilayah di Kota Pasuruan memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, hingga pemberian obat secara cuma-cuma.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo, S.Tp., M.Si., Ketua MUI Kota Pasuruan, Dr. KH. Abdulloh Shodiq, jajaran pengurus MUI Kota Pasuruan, serta Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Pasuruan, H. Suharto, M.Si., beserta jajaran pengurus BAZNAS Kota Pasuruan.

Menariknya, Wali Kota Pasuruan bersama Ketua MUI, jajaran pengurus MUI, dan pengurus BAZNAS juga turut menjalani pemeriksaan kesehatan. Langkah tersebut menjadi contoh nyata kepada masyarakat bahwa pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan dan mendeteksi penyakit sejak dini.

Pelayanan kesehatan dalam kegiatan ini ditangani oleh enam tenaga medis yang terdiri dari Tim Dinas Kesehatan Kota Pasuruan di bawah koordinasi Riza Khoiriyah, S.KM., M.Kes., Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Pasuruan. dan dokter-dokter profesional,  Tim memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, pemeriksaan kondisi umum, hingga pemberian obat sesuai hasil diagnosis.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Pasuruan mengapresiasi sinergi yang dibangun oleh MUI dan BAZNAS Kota Pasuruan dalam menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan lembaga sosial merupakan kekuatan penting dalam membangun masyarakat yang sehat, peduli, dan sejahtera.

Ketua MUI Kota Pasuruan, Dr. KH. Abdulloh Shodiq, menyampaikan bahwa pelayanan kepada umat tidak hanya diwujudkan melalui pembinaan keagamaan, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Salah satunya adalah menghadirkan layanan kesehatan yang dapat diakses secara mudah oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS Kota Pasuruan, H. Suharto, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui program kemanusiaan di bidang kesehatan. Menurutnya, BAZNAS terus berkomitmen menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan.

Di sisi lain, Riza Khoiriyah, S.KM., M.Kes., menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat penting dalam memperluas akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Selain memberikan pengobatan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Sejak pagi hari, sekitar 200 warga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian pelayanan, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, konsultasi dengan dokter, hingga menerima obat sesuai hasil pemeriksaan. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat gotong royong dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, MUI dan BAZNAS Kota Pasuruan berharap kolaborasi dengan Pemerintah Kota Pasuruan dan Dinas Kesehatan dapat terus diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan lebih banyak program pelayanan kesehatan dan sosial yang bermanfaat, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat kehadiran lembaga keagamaan, pemerintah, dan pengelola zakat dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga Kota Pasuruan.

26/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Sinergi BAZNAS Kota Pasuruan, BAZNAS Jatim, dan Pemkot Pasuruan Hadirkan Kebahagiaan Muharam 1448 H bagi 50 Anak Yatim

KOTA PASURUAN – Semangat kepedulian sosial mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah/2026 Masehi melalui sinergi program BAZNAS Kota Pasuruan, BAZNAS Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Kota Pasuruan dengan memberikan santunan kepada 50 anak yatim. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Gradika Bhakti Praja pada Rabu (1/7/2026).

Melalui kolaborasi tersebut, para penerima manfaat memperoleh santunan berupa tas sekolah beserta perlengkapan alat tulis dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur, uang saku sebesar Rp200.000, serta paket bingkisan snack dan nasi dari BAZNAS Kota Pasuruan. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak jelang memasuki tahun ajaran baru

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Kota Pasuruan dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim.

Peringatan Tahun Baru Islam tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta tamu undangan dari berbagai unsur masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Pasuruan, Mas Nawawi, mengingatkan bahwa bulan Muharam merupakan momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, terutama kepada anak-anak yatim dan piatu. Menurutnya, nilai-nilai Muharam mengajarkan bahwa manusia adalah makhluk sosial yang memiliki tanggung jawab untuk saling membantu dan menguatkan.

"Dengan semangat Muharam, mari kita tingkatkan kepedulian sosial dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari," ujar Mas Nawawi.

Melalui sinergi yang terus terjalin antara BAZNAS Kota Pasuruan, BAZNAS Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Kota Pasuruan, diharapkan semakin banyak program kemaslahatan yang dapat dirasakan masyarakat. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah mampu menghadirkan manfaat nyata serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kota Pasuruan.

01/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Pasuruan

Berita Terbaru

Momen Emosional di Istana: Presiden Prabowo Tersentuh Saat Menghargai Kontribusi BAZNAS untuk Palestina.
Momen Emosional di Istana: Presiden Prabowo Tersentuh Saat Menghargai Kontribusi BAZNAS untuk Palestina.
Presiden Prabowo Meneteskan Air Mata saat Menghargai Bantuan BAZNAS untuk Palestina Di Istana Merdeka, Jakarta, suasana khidmat terasa saat Presiden RI, Prabowo Subianto, menyelenggarakan pertemuan dengan 121 kiai dan tokoh ormas Islam. Dalam acara tersebut, momen emosional terjadi ketika Presiden Prabowo terharu saat memuji Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) atas dedikasinya dalam membantu rakyat Palestina. Presiden Prabowo secara khusus menyoroti keberhasilan BAZNAS dalam mengoordinasikan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi warga Palestina yang sedang mengalami krisis kemanusiaan. "Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS. Peran BAZNAS sungguh luar biasa dalam memastikan bantuan dari rakyat Indonesia sampai dengan tepat kepada saudara-saudara kita di Palestina," ujar Presiden Prabowo dengan suara penuh getar. Dukungan Penuh dari Pemerintah Presiden menegaskan bahwa pemerintah siap mendukung setiap langkah kemanusiaan yang diambil oleh lembaga seperti BAZNAS. Sebagai bentuk dukungan konkret, Presiden menyatakan bahwa pemerintah senantiasa siap memfasilitasi distribusi bantuan, termasuk dengan mengirimkan alutsista TNI. "Pemerintah akan terus mendukung, termasuk mengirimkan pesawat Hercules milik TNI AU untuk memastikan bantuan-bantuan tersebut dapat didistribusikan dengan cepat dan aman ke tempat yang membutuhkan," tegasnya. Memperkuat Solidaritas Umat Acara silaturahmi ini dihadiri oleh 121 kiai dan tokoh ormas Islam dari berbagai daerah di Indonesia. Pertemuan tersebut bukan hanya merupakan forum diskusi resmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kembali solidaritas kemanusiaan bangsa Indonesia terhadap perjuangan bangsa Palestina. Momen terharu Presiden Prabowo mencerminkan rasa simpati yang mendalam dari bangsa Indonesia. Ini memberikan semangat bagi BAZNAS untuk terus menjadi jembatan kebaikan antara dermawan di Indonesia dengan para penerima manfaat di Palestina. Dengan sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan tokoh agama, Indonesia sekali lagi menegaskan posisinya di mata dunia sebagai negara yang berdiri tegak membela nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan internasional. Tentang BAZNAS: Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) adalah lembaga pemerintah non-struktural yang bertugas melakukan pengelolaan zakat secara nasional. BAZNAS berkomitmen untuk terus menyebarkan bantuan kemanusiaan baik di dalam negeri maupun di luar negeri sebagai bentuk kepedulian sosial umat. Tag: #BAZNAS #PresidenPrabowo #Kemanusiaan #Palestina #ZakatUntukPalestina #SolidaritasIndonesia
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Pengelolaan Zakat di Lingkungan Masjid, UPZ Masjid Rokhmat Gelar Sosialisasi bagi Takmir dan Warga
Perkuat Pengelolaan Zakat di Lingkungan Masjid, UPZ Masjid Rokhmat Gelar Sosialisasi bagi Takmir dan Warga
Pasuruan — Upaya memperkuat pengelolaan zakat di tingkat masjid terus dilakukan. Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Rokhmat menggelar sosialisasi peran dan pengelolaan UPZ kepada para takmir dan warga sekitar pada Jumat (6/3/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat agar pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dapat dilakukan secara lebih tertata, transparan, dan sesuai ketentuan syariat. Sosialisasi tersebut menghadirkan H. Ma'mur Salim, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Pasuruan, yang memberikan pemahaman langsung mengenai peran strategis UPZ dalam sistem pengelolaan zakat nasional. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa BAZNAS Kota Pasuruan merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki kewenangan resmi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Melalui keberadaan UPZ di masjid, potensi zakat masyarakat dapat dihimpun dan dikelola secara lebih terorganisir. “Melalui UPZ, zakat dan sedekah warga dapat dikelola secara amanah dan tepat sasaran. Masjid memiliki peran strategis untuk menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan sejumlah materi penting terkait pengelolaan zakat di lingkungan masjid, antara lain: Pengenalan BAZNAS Kota Pasuruan sebagai lembaga resmi pengelola zakat. Tugas dan kewenangan UPZ Masjid dalam menghimpun dan membantu penyaluran zakat kepada masyarakat. Teknis pengelolaan zakat, mulai dari pencatatan hingga distribusi bantuan kepada mustahik. Perbedaan antara panitia zakat musiman dan amil UPZ BAZNAS, yang bekerja secara berkelanjutan dan terintegrasi dalam sistem BAZNAS. Hak dan kewajiban UPZ, termasuk kewajiban pelaporan pengelolaan zakat kepada BAZNAS. Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi bagi para takmir dan jamaah untuk memahami bagaimana masjid dapat berperan lebih aktif dalam pengelolaan dana umat. Melalui sosialisasi tersebut, UPZ Masjid Rokhmat berharap semakin banyak warga yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi di masjid. Dengan pengelolaan yang baik dan transparan, masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kepedulian sosial dan pemberdayaan ekonomi umat di lingkungan masyarakat.
BERITA06/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
BAZNAS RI Meningkatkan Sistem Pengawasan yang Transparan dan Akuntabel demi Memelihara Kepercayaan Masyarakat
BAZNAS RI Meningkatkan Sistem Pengawasan yang Transparan dan Akuntabel demi Memelihara Kepercayaan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penerapan sistem pengawasan berlapis yang transparan dan akuntabel. Upaya ini dilakukan sebagai implementasi mandat Undang-Undang agar pengelolaan ZIS berlangsung sesuai koridor syariat dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A. menyatakan, transparansi merupakan fondasi utama lembaga dalam menjalankan amanah umat. Ia menekankan, operasional BAZNAS tidak berjalan tanpa kontrol, melainkan diawasi oleh berbagai otoritas resmi. "BAZNAS dalam menjalankan tugasnya berada dalam sistem pengawasan berlapis sesuai Undang-Undang, termasuk pengawasan syariah, audit internal, audit eksternal, serta pengawasan oleh otoritas terkait," ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/2/2026). Kiai Noor secara khusus memberikan apresiasi terhadap pernyataan Menteri Agama RI mengenai penguatan fungsi pengawasan BAZNAS. Menurutnya, hal ini sejalan dengan aspirasi BAZNAS di tingkat pusat maupun daerah serta amanat konstitusi. "Kita mengapresiasi pernyataan Pak Menag karena sesuai dengan harapan kami dan harapan dari daerah-daerah, bahkan sesuai amanat UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat Pasal 34 Ayat 1, yang menyebut bahwa Menteri melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap BAZNAS dan LAZ," jelas Kiai Noor. Ia menambahkan, inisiatif ini membuka peluang bagi penguatan struktur lembaga yang lebih komprehensif di masa depan. "Dengan demikian, maka bisa jadi Pak Menteri merasa perlu membentuk lembaga baru di BAZNAS yaitu Dewan Pengawas seperti yang ada di Lembaga Amil Zakat (LAZ). Selama ini berdasar peraturan perundangan yang ada, BAZNAS baru diawasi oleh DPR, Itjen Kemenag, Kantor Akuntan Publik (KAP), dan pengawasan internal. Dengan adanya masukan pemikiran dari Pak Menag, maka ke depan BAZNAS akan lebih kuat lagi dalam melaksanakan prinsip 3 Aman (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI)," tegasnya. Kiai Noor menegaskan, BAZNAS sangat terbuka terhadap segala bentuk penguatan pengawasan demi memastikan dana zakat benar-benar tersalurkan kepada mustahik secara tepat sasaran. Sejalan dengan semakin besarnya BAZNAS, maka pembentukan Dewan Pengawas sangat diperlukan. "Komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama BAZNAS dalam menjaga amanah umat. Kami terus berupaya meningkatkan kepercayaan publik melalui tata kelola yang profesional demi kemaslahatan bangsa," ujarnya.
BERITA27/02/2026 | Humas
BAZNAS Indonesia Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
BAZNAS Indonesia Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang terkumpul dari muzaki dan masyarakat tidak dipakai untuk membiayai program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menyatakan bahwa penggunaan ZIS memiliki aturan penggunaan yang jelas dan tidak dapat dialihkan dari penggunaan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. Menurut Rizaludin, seluruh dana Zakat, Infak, dan Sedekah yang dikirimkan masyarakat kepada BAZNAS tidak digunakan sama sekali untuk program Makanan Bergizi Gratis. Semuanya dialokasikan untuk kepentingan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf seperti yang diatur dalam syariat Islam. Rizaludin menegaskan bahwa ZIS hanya boleh diberikan kepada delapan golongan penerima (asnaf) yang telah ditentukan dalam syariat Islam, termasuk fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Menurutnya, aturan ini menjadi pedoman utama dalam pengelolaan zakat di BAZNAS, sehingga seluruh proses penghimpunan dan pendistribusiannya harus selalu sesuai dengan prinsip syariah dan tidak boleh melenceng dari ketentuan yang berlaku. Lebih lanjut, Rizaludin mengklarifikasi bahwa program Makanan Bergizi Gratis dan pengelolaan zakat berada dalam sistem yang berbeda. Program Makanan Bergizi Gratis merupakan program pemerintah yang didanai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat yang penggunaannya diatur secara ketat dalam syariat Islam. Karena itulah, penggunaan dana zakat tidak bisa dialihkan untuk program di luar kategori asnaf, termasuk program Makanan Bergizi Gratis. Rizaludin menekankan bahwa pengelolaan zakat di BAZNAS juga mengikuti prinsip 3A, yaitu Amanah Syariah, Amanah Regulasi, dan Amanah NKRI. Prinsip ini menjadi dasar agar pengelolaan zakat sesuai dengan ajaran agama, taat pada hukum, dan mendukung kepentingan bangsa. Dalam praktiknya, program pendistribusiian dan pemanfaatan ZIS yang dikelola BAZNAS difokuskan pada upaya mengurangi kemiskinan, meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan yang masuk dalam kategori delapan asnaf. Rizaludin mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Menurutnya, amanah dari para muzaki tetap terjaga dan seluruh dana zakat disalurkan tepat sasaran bagi fakir miskin dan kelompok rentan di berbagai daerah di Indonesia. BAZNAS menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan serta audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id.
BERITA27/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan masyarakat tidak digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., mengatakan, pemanfaatan ZIS memiliki aturan penggunaan yang jelas dan tidak dapat dialihkan di luar peruntukan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. “Kami tegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS tidak digunakan sepersen pun untuk program Makan Bergizi Gratis. Seluruhnya disalurkan untuk kemaslahatan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/2/2026). Ia menegaskan, ZIS hanya dapat diperuntukkan bagi delapan golongan penerima (asnaf) sebagaimana diatur dalam syariat Islam, yakni fakir, miskin, amil, muallaf, riqab atau hamba sahaya, gharimin atau orang yang terlilit utang untuk memenuhi kebutuhan dasar, fisabilillah, serta ibnu sabil atau musafir yang kehabisan bekal. Menurut Rizaludin, ketentuan tersebut menjadi rambu atau dasar utama dalam tata kelola zakat di BAZNAS sehingga seluruh proses penghimpunan hingga pendistribusian harus tetap berada dalam koridor syariah dan tidak menyimpang dari aturan yang berlaku. Lebih lanjut, Rizaludin menjelaskan, secara kelembagaan maupun sumber pendanaan, program MBG dan pengelolaan zakat berada pada sistem yang berbeda. Program MBG merupakan program pemerintah yang dibiayai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat yang penggunaannya diatur secara ketat dalam syariat Islam. "Karena itu, penggunaan dana zakat tidak dapat dialihkan untuk program yang tidak masuk dalam kategori asnaf, termasuk program MBG," ujarnya. Ia menambahkan, pengelolaan zakat di BAZNAS juga berpedoman pada prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Prinsip tersebut menjadi dasar agar pengelolaan zakat tidak hanya sesuai ajaran agama, tetapi juga taat hukum dan mendukung kepentingan bangsa. Dalam implementasinya, Rizaludin menyampaikan, program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS yang dikelola BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan yang termasuk dalam kategori delapan asnaf. Sejalan dengan itu, Rizaludin juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Ia menegaskan, amanah para muzaki tetap terjaga dan seluruh dana zakat disalurkan secara tepat sasaran bagi fakir miskin serta kelompok rentan di berbagai daerah di Indonesia. “Kami (BAZNAS) menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan serta audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Masyarakat bisa melihat laporan secara keseluruhan di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” ujar Rizaludin.
BERITA25/02/2026 | Humas BAZNAS RI
1.200 Paket Sembako Disiapkan Selama Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kota Pasuruan Perkuat Kepedulian dari Muzaki OPD
1.200 Paket Sembako Disiapkan Selama Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kota Pasuruan Perkuat Kepedulian dari Muzaki OPD
Zakat ASN melalui OPD disalurkan bertahap untuk membantu warga kurang mampu selama Ramadhan 1447 Hijriyah Pasuruan — Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, BAZNAS Kota Pasuruan siapkan 1.200 paket sembako yang akan disalurkan secara bertahap kepada warga kurang mampu. Program ini merupakan agenda rutin yang bersumber dari amanah muzaki di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Pasuruan. Sebagai tahap awal, BAZNAS Kota Pasuruan telah menyalurkan 230 paket sembako kepada petugas kebersihan kelurahan serta warga kurang mampu di sekitar kantor. Penyaluran awal ini dilakukan untuk membantu penerima manfaat agar dapat menyambut Ramadhan dengan lebih tenang. Selama bulan Ramadhan, penyaluran bantuan akan terus dilanjutkan hingga total 1.200 paket sembako tersalurkan. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan pokok sekaligus memperkuat rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Pasuruan KH. Abdul Khalim, S.Pd.I. mengatakan, Ramadhan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan empati dan kebersamaan.“Ramadhan mengajarkan kita untuk saling peduli dan berbagi. Melalui penyaluran paket sembako ini, kami berharap manfaat zakat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah amanah dari para muzaki OPD yang kami salurkan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya. Ia menambahkan, proses penyaluran dilakukan secara bertahap, terencana, dan tepat sasaran, dengan melibatkan muzaki OPD serta mengacu pada data mustahik yang telah diverifikasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan penyaluran berjalan transparan dan akuntabel. Melalui program Ramadhan ini, BAZNAS Kota Pasuruan juga mengajak seluruh ASN, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Diharapkan, semangat berbagi tersebut dapat menghadirkan keberkahan dan manfaat yang lebih luas bagi warga Kota Pasuruan. ____ Mari tunaikan kewajiban zakat melalui klik link:https://www.kotapasuruan.baznas.go.id/bayarzakat Atau transfer ke rekening: Atau transfer melalui: BSI 7283500928 Bank JATIM 0233058823 a.n BAZNAS KOTA PASURUAN Layanan dan Konfirmasi Pembayaran wa.me/089673736876
BERITA24/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Perkuat Pelaporan UPZ Masjid, BAZNAS Kota Pasuruan Targetkan Penghimpunan Off Balance Sheet Rp24 Miliar pada 2026
Perkuat Pelaporan UPZ Masjid, BAZNAS Kota Pasuruan Targetkan Penghimpunan Off Balance Sheet Rp24 Miliar pada 2026
KOTA PASURUAN — Dalam upaya memperkuat tata kelola zakat yang transparan dan akuntabel, BAZNAS Kota Pasuruan mengintensifkan sosialisasi dan pembinaan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid se-Kota Pasuruan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pencapaian target penghimpunan off balance sheet sebesar Rp24 miliar pada tahun 2026. Sabtu, 14/2/2026 Penguatan pelaporan UPZ Masjid dinilai krusial mengingat peran UPZ sebagai garda terdepan penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di tingkat masyarakat, terutama pada momentum Ramadhan. Melalui kegiatan pembinaan tersebut, BAZNAS menekankan pentingnya ketertiban administrasi, keseragaman format laporan, serta ketepatan waktu pelaporan penghimpunan ZIS. Berdasarkan evaluasi tahun 2025, BAZNAS Kota Pasuruan mencatat baru sekitar 50 persen UPZ Masjid yang secara aktif dan rutin melaporkan penghimpunan dana ZIS di lingkungannya. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena berpengaruh terhadap pemetaan potensi zakat daerah serta perencanaan program pendayagunaan zakat yang berkelanjutan. Sebagai bentuk penguatan sinergi kelembagaan, BAZNAS Kota Pasuruan menegaskan bahwa dukungan dan kerja sama UPZ Masjid dalam pelaporan penghimpunan ZIS merupakan bagian dari satu sistem pengelolaan zakat. Hal ini sejalan dengan berbagai upaya BAZNAS, salah satunya melalui penanggungan premi BPJS Ketenagakerjaan bagi marbot masjid, sebagai wujud perhatian dan penguatan peran masjid dalam pengelolaan zakat. Waka I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Pasuruan, H. Ma'mur Salim, M.Si., menyampaikan bahwa pelaporan off balance sheet memiliki peran strategis dalam memperkuat basis data zakat daerah. “Pelaporan UPZ Masjid yang tertib dan konsisten merupakan amanah kepada umat. Data yang akurat akan meningkatkan transparansi, memperkuat kepercayaan muzaki, serta mendukung pencapaian target penghimpunan zakat pada 2026,” ujarnya. Selain pemaparan teknis pelaporan, kegiatan pembinaan juga diisi dengan diskusi dan pendampingan untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi UPZ Masjid di lapangan. Ke depan, BAZNAS Kota Pasuruan berkomitmen melakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan, khususnya pada periode Ramadhan. Melalui penguatan pelaporan UPZ Masjid ini, BAZNAS Kota Pasuruan optimistis tingkat kepatuhan pelaporan akan meningkat, sehingga penghimpunan ZIS off balance sheet dapat terukur dengan baik dan memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat di Kota Pasuruan.
BERITA15/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Jelang Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kota Pasuruan Berbagi 300 Paket Sembako untuk Petugas Kebersihan dan Dhuafa
Jelang Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kota Pasuruan Berbagi 300 Paket Sembako untuk Petugas Kebersihan dan Dhuafa
Menebar Kepedulian, Menguatkan Solidaritas Sosial Menjelang Ramadhan Pasuruan, 12 Februari 2026 — Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan menyalurkan 300 paket sembako lengkap disertai uang saku kepada petugas kebersihan kelurahan se-Kota Pasuruan serta kaum dhuafa di sekitar Kantor BAZNAS Kota Pasuruan, Kamis (12/2/2026). Penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian sosial BAZNAS Kota Pasuruan dalam menyambut bulan Ramadhan, sekaligus sebagai bentuk apresiasi kepada para petugas kebersihan yang selama ini berperan penting dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di masing-masing kelurahan. Ketua Panitia Kegiatan Ramadhan 1447 H BAZNAS Kota Pasuruan, H. Suharto, M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok para penerima manfaat menjelang Ramadhan, sehingga mereka dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang dan khusyuk. “Menjelang Ramadhan, kebutuhan masyarakat cenderung meningkat. Melalui bantuan paket sembako dan uang saku ini, kami berharap dapat meringankan beban petugas kebersihan dan dhuafa, sekaligus menghadirkan kebahagiaan dalam menyambut bulan penuh berkah,” ujarnya. Para penerima bantuan menyambut kegiatan tersebut dengan penuh rasa syukur. Bantuan yang diberikan dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan. BAZNAS Kota Pasuruan terus berkomitmen untuk mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, transparan, dan tepat sasaran, serta mengajak masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui BAZNAS agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA12/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Atap Nyaris Roboh, Kini Jadi Rumah Layak Huni: Sinergi BAZNAS, LAZ Al Maunah dan Kelurahan Trajeng
Atap Nyaris Roboh, Kini Jadi Rumah Layak Huni: Sinergi BAZNAS, LAZ Al Maunah dan Kelurahan Trajeng
Program Bedah Rumah Layak Huni hasil kolaborasi Kelurahan Trajeng, BAZNAS Kota Pasuruan, dan LAZ Al Maunah resmi diserahkan kepada Ibu Endang Sugiyanti. Pasuruan — Sinergi antara Kelurahan Trajeng, BAZNAS Kota Pasuruan, dan LAZ Al Maunah kembali menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui Program Bedah Rumah Layak Huni. Program ini diwujudkan dengan penyerahan rumah hasil pemugaran kepada Ibu Endang Sugiyanti, warga Kelurahan Trajeng, Kota Pasuruan. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Kamis, 22 Januari 2026, setelah rumah yang sebelumnya ditempati penerima manfaat berada dalam kondisi tidak layak huni. Kerusakan parah pada bagian atap membuat rumah tersebut berisiko membahayakan keselamatan penghuninya. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Trajeng, pengurus BAZNAS Kota Pasuruan, perwakilan LAZ Al Maunah, perwakilan Kecamatan Panggungrejo, serta tokoh masyarakat setempat. Lurah Trajeng dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas lembaga yang terbangun. “Program bedah rumah ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah kelurahan, lembaga zakat, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi konkret bagi warga yang membutuhkan. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut,” ujarnya. Sementara itu, Bapak H. Achmad Fauzan, S.Sos., Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Pasuruan menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen pendayagunaan dana zakat secara tepat sasaran. “Dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat kami kelola secara amanah untuk membantu mustahik, salah satunya melalui program bedah rumah agar mereka dapat tinggal dengan lebih aman dan layak. Maka mohon kepada ASN maupun para aghniya non ASN agar terus berzakat dan bersedekah melalui BAZNAS Kota Pasuruan agar kita dapat lebih meningkatkan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. Perwakilan LAZ Al Maunah juga menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperluas manfaat sosial. “Kolaborasi seperti ini penting agar bantuan yang diberikan benar-benar berdampak dan berkelanjutan bagi penerima manfaat,” katanya. Program Bedah Rumah Layak Huni ini diharapkan tidak hanya memberikan hunian yang lebih layak, tetapi juga menumbuhkan rasa aman, harapan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu di Kota Pasuruan.
BERITA22/01/2026 | Humas BAZNAS Kota pasuruan
BAZNAS Kota Pasuruan Hadirkan Sentuhan Sosial dalam Pelantikan MUI Kota Pasuruan 2025–2030
BAZNAS Kota Pasuruan Hadirkan Sentuhan Sosial dalam Pelantikan MUI Kota Pasuruan 2025–2030
Pasuruan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan menghadirkan sentuhan sosial dalam Pelantikan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pasuruan Masa Khidmat 2025–2030 yang digelar pada Sabtu, 20 Desember 2025, di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kota Pasuruan. Kegiatan pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wali Kota Pasuruan beserta Wakil Wali Kota, unsur Forkopimda, perwakilan MUI Provinsi Jawa Timur, serta seluruh jajaran pengurus MUI Kota Pasuruan dan pengurus MUI tingkat kecamatan se-Kota Pasuruan. Kehadiran para tokoh tersebut mencerminkan kuatnya sinergi ulama dan umara dalam menjaga persatuan dan kehidupan keagamaan masyarakat. Di tengah momentum pelantikan, BAZNAS Kota Pasuruan menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan implementasi nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin. Santunan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus meringankan beban mereka yang membutuhkan, sehingga acara pelantikan tidak hanya bermakna secara seremonial, tetapi juga menghadirkan program-program keumatan yang menyentuh langsung masyarakat. Kepedulian terhadap anak yatim menjadi bagian penting dari ikhtiar bersama dalam membangun umat yang peduli, berdaya, dan berkeadilan. Pelantikan Pengurus MUI Kota Pasuruan Masa Khidmat 2025–2030 diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan ulama yang amanah, menyejukkan, serta mampu berperan aktif dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial di Kota Pasuruan. BAZNAS Kota Pasuruan akan terus menghadirkan zakat, infak, dan sedekah sebagai jembatan kebaikan, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan seluruh elemen umat demi kemaslahatan bersama.
BERITA20/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Wali Kota Pasuruan Tekankan Peran OPD dalam Optimalisasi Zakat
Wali Kota Pasuruan Tekankan Peran OPD dalam Optimalisasi Zakat
Pemkot Pasuruan perkuat UPZ OPD guna tingkatkan kesadaran dan partisipasi zakat Pasuruan — Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo, S.Tp., M.Si., menegaskan dukungan penuhnya terhadap optimalisasi pengumpulan zakat di Kota Pasuruan. Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Pasuruan yang berlangsung di Ruang Rapat Untung Suropati, Selasa (9/12). Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Mas Adi menyoroti masih rendahnya tingkat penyaluran zakat melalui BAZNAS Kota Pasuruan, padahal Pasuruan dikenal sebagai kota santri dengan potensi zakat yang besar. “Sebagai kota santri, seharusnya kesadaran membayar zakat lebih tinggi dibandingkan daerah lain. Daya dukung kita, terutama dari lingkungan pemerintahan, bisa menjadi stimulus penting bagi penguatan peran BAZNAS,” ujar Mas Adi. Ia menegaskan bahwa keterlibatan aktif aparatur pemerintah melalui UPZ OPD menjadi faktor strategis dalam meningkatkan kepercayaan, partisipasi, dan konsistensi pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara terorganisir, transparan, dan akuntabel. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Pasuruan, KH. Abdul Khalim, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen dan dukungan Pemerintah Kota Pasuruan terhadap penguatan pengelolaan zakat, khususnya melalui pembentukan dan pembinaan UPZ di lingkungan OPD. “Dukungan langsung dari Wali Kota dan jajaran pemerintah daerah merupakan energi besar bagi BAZNAS. Melalui penguatan UPZ OPD, kami optimistis pengumpulan zakat akan semakin meningkat dan manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ungkapnya. Ia juga menjelaskan bahwa dana zakat yang terhimpun akan dikelola secara profesional dan disalurkan melalui berbagai program pemberdayaan, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, hingga ekonomi produktif, guna meningkatkan kesejahteraan mustahik di Kota Pasuruan. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta UPT SMP se-Kota Pasuruan. Hadir pula Wali Kota Pasuruan serta Sekretaris Daerah, Rudiyanto, AP, M.M., yang ditunjuk untuk memimpin jalannya kegiatan sosialisasi dan pembinaan. Sekda Rudiyanto menyampaikan optimisme terhadap potensi pengumpulan zakat di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan. “Jika seluruh OPD dan unit kerja mau bergerak bersama, saya optimistis pengumpulan dana zakat dapat mencapai Rp2 miliar,” tegasnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kota Pasuruan dan BAZNAS Kota Pasuruan semakin kuat dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat, sekaligus memperluas dampak sosialnya bagi masyarakat Kota Pasuruan. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS juga menyerahkan bantuan penambahan modal usaha bagi pelaku UKM, bantuan alat kesehatan, serta paket daging dam kepada para penerima manfaat.
BERITA10/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Doa dalam Catatan Kecil, Kepedulian Besar; Siswa Nur Multazam Salurkan Donasi Rp18.475.000 untuk Korban Bencana Melalui BAZNAS Kota Pasuruan
Doa dalam Catatan Kecil, Kepedulian Besar; Siswa Nur Multazam Salurkan Donasi Rp18.475.000 untuk Korban Bencana Melalui BAZNAS Kota Pasuruan
Pasuruan — Nilai kepedulian terhadap sesama kembali tumbuh kuat di lingkungan pendidikan. Dari lembar-lembar kertas sederhana, mengalir doa-doa tulus yang ditulis tangan oleh siswa-siswi SD–RA Nur Multazam Pasuruan. Catatan kecil berisi harapan dan empati itu turut mengiringi penyaluran donasi kemanusiaan senilai Rp18.475.000 untuk para korban bencana di berbagai daerah melalui BAZNAS Kota Pasuruan. Aksi mulia ini merupakan buah dari program pendidikan karakter yang dikembangkan sekolah. Para guru tidak hanya mengajarkan pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga menanamkan nilai empati, kepedulian, dan kepekaan sosial sejak dini. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk memahami bahwa berbagi tidak menunggu dewasa; bahwa hati anak-anak pun mampu menjadi sumber kebaikan yang murni. “Kami ingin anak-anak tumbuh dengan empati. Donasi ini adalah wujud nyata kepedulian mereka,” ujar salah satu perwakilan guru SD–RA Nur Multazam. Penyerahan donasi dilakukan oleh perwakilan sekolah di Kantor BAZNAS Kota Pasuruan dan diterima langsung oleh H. Ma’mur Salim, M.Si., Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Pasuruan. Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif inspiratif tersebut. “Kami sangat menghargai keikhlasan anak-anak Nur Multazam. Doa-doa mereka dan donasi yang terkumpul merupakan energi kebaikan yang luar biasa,” tutur beliau. Donasi tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak para penyintas bencana, mulai dari bantuan logistik, dukungan kesehatan, hingga proses pemulihan kehidupan pascabencana. Aksi penuh ketulusan dari siswa SD–RA Nur Multazam ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kota Pasuruan untuk terus menanamkan nilai kemanusiaan sejak usia dini. Sebab dari hati yang bersih, lahir empati besar yang mampu memberi kekuatan dan harapan bagi mereka yang tengah menghadapi masa sulit.
BERITA10/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
HAB ke-80: BAZNAS & Kemenag Pasuruan Tebar Kepedulian di Kampung Zakat
HAB ke-80: BAZNAS & Kemenag Pasuruan Tebar Kepedulian di Kampung Zakat
30 Keluarga Dhuafa Terima Paket Sembako dan Uang Saku di Masjid An-Nur Panggungrejo Pasuruan — Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-80 Tahun 2026, Kementerian Agama Kota Pasuruan bersama BAZNAS Kota Pasuruan melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan bagi dhuafa dan fakir miskin pada Rabu, 3 Desember 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid An-Nur, Kelurahan Panggungrejo, yang juga merupakan kawasan Kampung Zakat Kota Pasuruan, ini menyalurkan 30 paket sembako senilai Rp100.000 dan uang saku kepada keluarga penerima manfaat. Pelaksanaan bakti sosial tahun ini mengangkat tema: “Bhakti Sosial, Menebar Peduli Menggapai Kebahagiaan.” Tema ini menjadi wujud komitmen dalam merawat kerukunan, memperkuat kesejahteraan umat, serta mendukung masyarakat prasejahtera khususnya di kawasan pemberdayaan mustahik Kampung Zakat. Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pasuruan, jajaran BAZNAS Kota Pasuruan, perwakilan kecamatan, takmir masjid, serta tokoh masyarakat setempat. Kepala Kemenag Kota Pasuruan, Dr. H. Rasyidi, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi program yang terjalin. “Merawat kerukunan dan menyejahterakan umat adalah tugas bersama. Semoga bantuan ini membawa manfaat bagi keluarga penerima dan menguatkan semangat kepedulian sosial,” ujarnya. Sementara itu, Waka I BAZNAS Kota Pasuruan, H. Ma'mur Salim, M.Si., menegaskan bahwa kerja sama antara lembaga pemerintah dan pengelola zakat akan terus diperkuat. “Kolaborasi ini akan terus diperluas agar manfaat zakat semakin meluas dan berkelanjutan, terutama di wilayah pemberdayaan mustahik,” ungkapnya. Pembagian bantuan berlangsung tertib dan penuh kehangatan, serta disambut antusias oleh para penerima manfaat. Melalui momentum HAB ke-80 ini, sinergi antara BAZNAS dan Kemenag diharapkan dapat semakin memperkuat pelayanan umat dan upaya pengentasan kemiskinan di Kota Pasuruan. Zakat Tumbuh — Mustahik Berdaya — Pasuruan Sejahtera
BERITA03/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Warga Bakalan Terima Manfaat Program Bedah Rumah Sinergi BAZNAS Kota Pasuruan dan LAZ Al-Maunah
Warga Bakalan Terima Manfaat Program Bedah Rumah Sinergi BAZNAS Kota Pasuruan dan LAZ Al-Maunah
Pasuruan, 2 Desember 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Maunah kembali melaksanakan sinergi program kemanusiaan melalui bantuan bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kota Pasuruan. Bantuan tersebut diserahkan kepada Ibu Nurul Qomariyah, warga Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul. Kondisi rumah Ibu Nurul sebelumnya tergolong kurang layak huni dan memerlukan perbaikan signifikan. Melalui kolaborasi pendayagunaan dana zakat ini, diharapkan kualitas tempat tinggal keluarga beliau dapat meningkat sehingga lebih aman, sehat, dan nyaman. Ketua BAZNAS Kota Pasuruan, KH. Abdul Khalim, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi ini serta berterima kasih kepada seluruh muzakki, terutama para ASN Kota Pasuruan yang secara konsisten menunaikan zakat melalui BAZNAS. “Sinergi ini bukan hanya dalam pendanaan, tetapi juga memastikan setiap bantuan tepat sasaran dan membawa perubahan lebih baik bagi mustahik. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzakki, terutama para muzaki ASN yang terus konsisten. Semoga semangat berzakat ini semakin berkembang di masyarakat,” ujarnya. Perwakilan LAZ Al-Maunah juga menyampaikan harapan agar kerja sama semacam ini dapat terus diperluas untuk menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. “Gotong royong antar-lembaga zakat akan memperluas dampak kebaikan, sehingga lebih banyak kebutuhan masyarakat yang dapat tertangani,” ungkapnya. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada hari ini dan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi rumah. Program renovasi ditargetkan selesai dalam waktu dekat sehingga keluarga Ibu Nurul dapat segera menempati rumah yang telah diperbaiki. BAZNAS Kota Pasuruan Zakat Tumbuh — Mustahik Berdaya — Pasuruan Lebih Sejahtera
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Aksi Peduli Siswa SD Az-Zahrah: Donasi Bencana Disalurkan Lewat BAZNAS Kota Pasuruan
Aksi Peduli Siswa SD Az-Zahrah: Donasi Bencana Disalurkan Lewat BAZNAS Kota Pasuruan
Pasuruan, — Semangat kepedulian ditunjukkan para siswa SD Az-Zahrah Kota Pasuruan melalui aksi penggalangan dana untuk korban bencana. Dari kegiatan tersebut, terkumpul donasi sebesar Rp1.957.000,- yang kemudian diserahkan secara resmi kepada BAZNAS Kota Pasuruan. Senin, 1/12/2025. Penyerahan dilakukan oleh perwakilan sekolah di Kantor BAZNAS Kota Pasuruan. Aksi ini menjadi bagian dari edukasi karakter bagi siswa agar sejak dini terbiasa menaruh empati dan membantu sesama yang sedang tertimpa musibah. Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Pasuruan, H. Ma'mur Salim, M.Si., mengapresiasi langkah mulia tersebut. Ia memastikan bantuan akan disalurkan kepada para penyintas melalui program Tanggap Darurat Bencana secara tepat sasaran. “Kepedulian ini patut menjadi teladan bagi kita semua. Semoga menjadi amal jariyah dan menginspirasi semakin banyak kebaikan,” ujar Ma’mur Salim. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan seperti SD Az-Zahrah, BAZNAS Kota Pasuruan terus memperkuat komitmen dalam penanganan kemanusiaan serta membantu masyarakat yang terdampak bencana.
BERITA01/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Dorong Transparansi dan Kepercayaan Publik, BAZNAS Kota Pasuruan Ikuti Bimtek Kehumasan Zakat
Dorong Transparansi dan Kepercayaan Publik, BAZNAS Kota Pasuruan Ikuti Bimtek Kehumasan Zakat
Surabaya — BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan bagi BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, Kamis (27/11/2025), bertempat di Aula Kantor BAZNAS Jatim. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan pelaksana humas dari seluruh BAZNAS daerah, termasuk BAZNAS Kota Pasuruan. Bimtek ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat kapasitas komunikasi publik lembaga zakat, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital dan penyebaran informasi yang akurat. Kehadiran humas BAZNAS dari berbagai daerah diharapkan dapat meningkatkan kesinambungan publikasi program zakat serta memperluas jangkauan dakwah sosial melalui media digital. BAZNAS Kota Pasuruan menugaskan H. Suharto, S.H., M.Si., Wakil Ketua Bidang SDM dan Kesekretariatan Umum bersama M. Faisol, S.E., selaku Humas BAZNAS Kota Pasuruan. Kehadiran keduanya menunjukkan keseriusan lembaga dalam meningkatkan kualitas fungsi kehumasan dan transparansi informasi bagi masyarakat Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si.; Wakil Ketua I, Drs. KH. Masnuh, MA.; Wakil Ketua II, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I.; serta Kabag Humas BAZNAS RI, Yudhiarma MK, S.Ag., M.Si. sementara Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS RI menyampaikan bahwa Bimtek Kehumasan Zakat (Z-PR) merupakan bagian integral dari rangkaian Diklat Z-PR yang rutin dilaksanakan setiap pekan oleh Biro Komunikasi Publik dan Sekretariat Utama BAZNAS RI. Program tersebut difokuskan pada penguatan pemanfaatan Kantor Digital BAZNAS sebagai sistem publikasi dan layanan informasi zakat yang lebih terpadu. Hingga saat ini, BAZNAS RI telah menghadirkan 400 Kantor Digital di seluruh Indonesia. Namun, pemanfaatannya secara optimal baru mencapai sekitar 10 persen, terutama dalam aspek produksi konten dan inovasi digital lainnya. Melalui safari Bimtek Kehumasan di berbagai provinsi, termasuk Jawa Timur, BAZNAS RI mendorong percepatan penguatan kapasitas humas di seluruh daerah. Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan kehati-hatian, validitas data, serta akhlak dalam penyampaian pesan kepada publik. Ia menjelaskan bahwa kecepatan publikasi penting, namun kualitas dan integritas informasi tetap menjadi prioritas utama. Kegiatan Bimtek berlangsung interaktif dengan penyampaian materi teknis strategi komunikasi digital, produksi konten, hingga pemanfaatan data humas sebagai bagian dari peningkatan transparansi dan akuntabilitas lembaga zakat. Dengan mengikuti kegiatan ini, BAZNAS Kota Pasuruan diharapkan dapat semakin menguatkan fungsi kehumasan dalam menyebarluaskan informasi program, capaian, dan kebermanfaatan zakat bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga zakat resmi pemerintah.
BERITA27/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Ringankan Beban Pengobatan, BAZNAS Pasuruan Salurkan Bantuan untuk Penderita Kelainan Jantung
Ringankan Beban Pengobatan, BAZNAS Pasuruan Salurkan Bantuan untuk Penderita Kelainan Jantung
Pasuruan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga kurang mampu yang sedang menghadapi ujian kesehatan berat. Pada Kamis (27/11/2025), BAZNAS menyalurkan bantuan biaya kesehatan kepada M. Zahid (53) warga Kelurahan Panggungrejo, Kota Pasuruan, yang tengah berjuang melawan kelainan jantung dan membutuhkan perawatan medis berkelanjutan. M. Zahid diketahui mengalami gangguan jantung yang mengharuskan dirinya menjalani pemeriksaan rutin serta pengobatan intensif dengan biaya yang tidak sedikit. Bantuan ini diberikan sebagai upaya meringankan beban keluarga, sekaligus memastikan proses perawatan dapat terus berjalan tanpa hambatan. Program bantuan kesehatan menjadi salah satu fokus utama BAZNAS Kota Pasuruan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar mustahik, terutama mereka yang berada dalam kondisi darurat medis. Hingga semester ini, tercatat enam orang telah menerima bantuan kesehatan serupa melalui pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki di Kota Pasuruan. Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian BAZNAS. Mereka berharap bantuan ini menjadi energi baru bagi M. Zahid dalam menjalani proses pengobatan, sekaligus memohon doa dari masyarakat agar beliau lekas diberikan kesembuhan. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kota Pasuruan kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, serta memastikan amanah para muzaki tersalurkan tepat sasaran dan memberikan manfaat berkelanjutan.
BERITA27/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
BAZNAS Kota Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan Kembali Serahkan Santunan JKM kepada Ahli Waris Marbot Masjid
BAZNAS Kota Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan Kembali Serahkan Santunan JKM kepada Ahli Waris Marbot Masjid
Pasuruan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris almarhum Bapak Suud, marbot Masjid Riyadul Jannah, Kelurahan Petamanan, Kota Pasuruan. Penyerahan santunan dilaksanakan pada Kamis, 27 November 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Kota Pasuruan. Program ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara BAZNAS Kota Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial kepada marbot dan pekerja keagamaan di wilayah Kota Pasuruan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan dukungan bagi keluarga apabila terjadi risiko atau musibah. Wakil Ketua II Bidang Distribusi BAZNAS Kota Pasuruan, H. Achmad Fauzan, S.Sos., menyampaikan ungkapan belasungkawa kepada keluarga almarhum serta menegaskan komitmen BAZNAS dalam memperluas cakupan perlindungan sosial. “BAZNAS Kota Pasuruan berupaya menjaga agar para marbot dan pekerja keagamaan mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Semoga santunan ini dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya. Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Kota Pasuruan turut hadir dan memberikan penjelasan mengenai manfaat program JKM. “BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan perlindungan bagi para pekerja, termasuk marbot dan perangkat masjid. Santunan ini merupakan hak ahli waris sebagai bagian dari jaminan negara. Semoga dapat memberikan ketenangan serta dukungan bagi keluarga almarhum,” jelasnya. Pihak keluarga almarhum menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kota Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan atas kepedulian serta dukungan yang diberikan. Dengan adanya program ini, BAZNAS Kota Pasuruan terus menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan sosial bagi para pekerja keagamaan sekaligus memastikan penyaluran zakat, infak, dan sedekah berlangsung tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA27/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
BAZNAS Kota Pasuruan Gelar Rakerda 2026, Teguhkan Komitmen Menguatkan Lembaga dengan Mendukung Asta Cita
BAZNAS Kota Pasuruan Gelar Rakerda 2026, Teguhkan Komitmen Menguatkan Lembaga dengan Mendukung Asta Cita
Pasuruan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun Anggaran 2026 dengan tema “Menguatkan BAZNAS dengan Mendukung Asta Cita”. Kegiatan berlangsung pada Selasa, 25 November 2025, di RM Kebonpring, Kota Pasuruan. Rakerda ini menjadi agenda strategis bagi BAZNAS Kota Pasuruan dalam merumuskan arah kebijakan, menetapkan prioritas program, serta menyiapkan target distribusi dan pendayagunaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk tahun 2026. Seluruh pimpinan dan pengurus hadir dalam rapat yang juga memuat evaluasi komprehensif capaian program tahun 2025. Ketua BAZNAS Kota Pasuruan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kerja keras dan loyalitas seluruh jajaran selama tahun 2025. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus atas dedikasi dan capaian signifikan selama tahun 2025. Kinerja yang telah dicapai menjadi modal penting untuk menguatkan BAZNAS ke depan, terutama dalam mendukung implementasi Asta Cita,” ujarnya. Pada sesi pemaparan, para Wakil Ketua menyampaikan evaluasi serta rencana strategis di bidang masing-masing, mulai dari pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, hingga administrasi dan pelaporan. Setiap masukan dan pembahasan kemudian dirumuskan menjadi rencana kerja yang lebih efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pemberdayaan mustahik. Rakerda juga diisi dengan penguatan dokumen perencanaan, pemantapan Renstra dan SOP, serta diskusi tematik terkait evaluasi kinerja 2025 demi meningkatkan kualitas layanan di tahun mendatang. Melalui Rakerda 2026 ini, BAZNAS Kota Pasuruan meneguhkan komitmennya untuk terus melakukan transformasi layanan, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah maupun lembaga keagamaan, serta mengembangkan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Harapannya, program ZIS tahun 2026 dapat memberi dampak lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
BERITA25/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Presisi Kolaborasi Sosial: Kemenag–BAZNAS–FKUB Bantu 43 Dhuafa di HAB ke-80
Presisi Kolaborasi Sosial: Kemenag–BAZNAS–FKUB Bantu 43 Dhuafa di HAB ke-80
Pasuruan — Dalam rangka menyambut Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 tahun 2026, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pasuruan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menggelar aksi sosial bertema “Berbagi Cinta Berlimpah Berkah” pada Senin, 24 November 2025. Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Kemenag Kota Pasuruan ini menghadirkan 43 penerima manfaat dari kalangan dhuafa. Pemberian paket sembako ini menjadi bentuk kepedulian serta komitmen Kemenag untuk menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat, khususnya menjelang HAB. Kepala Kemenag Kota Pasuruan, Dr. H. Rasyidi, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa HAB bukan hanya seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat nilai pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. “Hari Amal Bhakti harus menjadi pengingat bahwa kehadiran Kemenag adalah untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kecil. Penyaluran paket sembako untuk 43 dhuafa ini adalah bagian dari ikhtiar kami menghadirkan cinta, kepedulian, dan keberkahan bagi mereka yang paling membutuhkan,” ujarnya. Kolaborasi lintas lembaga ini diapresiasi berbagai pihak karena dinilai memperkuat jaringan sosial dan memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat prasejahtera. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Pasuruan, H. Achmad Fauzan, S.Sos., menyampaikan bahwa sinergi dengan Kemenag dan FKUB mampu meningkatkan efektivitas distribusi zakat dan infak di masyarakat. “Kerja sama ini sangat strategis. Dengan bersinergi, pendistribusian bantuan menjadi lebih cepat, tepat sasaran, dan berdampak lebih besar. Terlebih Kantor Kemenag Kota Pasuruan adalah diantara salah satu Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbaik BAZNAS Kota Pasuruan. Harapan kami, bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan hidup keluarga dhuafa,” ungkapnya. Penyaluran sembako berlangsung lancar dan penuh kehangatan. Para penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dari Kemenag, BAZNAS, dan FKUB yang telah hadir memberikan bantuan di masa sulit. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kemenag Kota Pasuruan berharap semangat HAB ke-80 semakin menguatkan komitmen pelayanan publik, mempererat kerja sama antar lembaga, serta meneguhkan nilai pengabdian kepada masyarakat. .
BERITA24/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Pasuruan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Pasuruan.

Lihat Daftar Rekening →